Skip to content
Tutorial emka
Menu
  • Home
  • Debian Linux
  • Ubuntu Linux
  • Red Hat Linux
Menu

Pengalaman Menggunakan Quillbot Selama Setahun: Kelebihan dan Kekurangan

Posted on January 24, 2024

Udah lebih dari setahun sejak terakhir kali kita nyobain Quillbot, jadi kami mau nge-review lagi buat liat seberapa oke sekarang. Jadi, intinya, Quillbot itu alat buat ngerewrite konten yang punya berbagai mode, kayak buat ngubah gaya nulis, formal, akademis, kreatif, sampe mode kustom. Nah, alat ini juga bisa kita atur manual buat edit dan kostumisasi konten, jadi kita bisa bebas ngubah-ubah gaya tulisan.

Setelah kami coba berbagai mode kayak yang buat kelancaran, formal, dan standar, Quillbot agak kesulitan buat lewatin detektor kecerdasan buatan dengan lancar. Akhirnya, kami nyoba mode kreatif buat liat bisa nggak ngeretain ide dan gaya asli dari artikel. Tapi, usaha kami pake mode kelancaran, formal, dan standar gagal juga buat lewatin detektor kecerdasan buatan.

Quillbot ini punya fitur manual buat ngerewrite konten, jadi kita bisa klik-klik kata-kata buat pilih alternatif yang kita mau. Tapi, meskipun ada fitur keren kayak gitu, uji coba kami nunjukin keterbatasan buat lewatin detektor kecerdasan buatan dengan efektif.

Selain ngerewrite konten, Quillbot juga punya fitur tambahan. Kita bisa atur setingannya, kayak intensitas sinonim, nambah atau ngurangin konten, dan milih dari berbagai bahasa. Yang menarik, Quillbot juga punya pemeriksa tata bahasa buat bantu pastiin kontennya bener tata bahasanya.

Salah satu fitur keren dari Quillbot itu namanya Quillbot Flow, yang bisa bantu kita buat bikin kerangka tulisan atau paragraf lengkap pake kecerdasan buatan generatif. Alat ini juga bantu banget buat riset dengan nyediain informasi yang relevan berdasarkan pertanyaan kita. Selain itu, Quillbot juga punya bagian catatan, pembuat kutipan, tinjauan kecerdasan buatan, dan pemeriksa plagiarisme, jadi lengkap deh buat bikin dan tingkatin kualitas konten.

Meskipun kemampuannya oke, fitur ngerewrite Quillbot mungkin nggak seadvanced beberapa alat lain. Tapi, keluwesan yang ditawarin sama fitur kayak Quillbot Flow, kemampuan riset, dan alat tingkatin konten yang komprehensif, bikin ini jadi pilihan menarik buat yang lagi cari solusi menulis yang lengkap.

Peningkatan yang udah dilakuin Quillbot sejak terakhir kali kita nyobain, buat kami, bikin Quillbot jadi alat yang layak diakui buat ngerewrite konten dan tingkatin proses menulis secara keseluruhan. Meskipun fitur ngerewrite mungkin punya keterbatasan, fitur tambahan, khususnya Quillbot Flow dan alat tingkatin konten yang komprehensif, bikin ini jadi pilihan yang menarik buat yang butuh solusi menulis yang lengkap.

Recent Posts

  • How to Maintained the SSD with TRIM
  • What is CVE-2024-21009? Microsoft Office Security Serious Bug
  • Windows 11 Shutdown Problems: Why Your PC Won’t Turn Off (and What Microsoft’s Doing)
  • What is the Steam Overlay Error?
  • Why Your Computer Thinks Winaero Tweaker is Bad (and Why It’s Probably Wrong!)
  • What is Origami Linux? A Super-Safe, Unchangeable Computer System!
  • Why Does OneNote Freeze? Easy Fixes for Typing & Drawing Problems!
  • What is Protected File System (PFS) in Windows 11?
  • Linux News Roundup February 2026
  • How to Install JellyFin Media Server on Samsung TV with TizenOS
  • Why OneNote Clears Your Notes
  • AMD NPU Monitoring on Linux: A Beginner’s Guide to AI Chip Tracking!
  • How to Fix AMD Adrenalin’s Game Detection Issues on Windows
  • Greg Kroah-Hartman Wins Multiple Award at European Open Source Awards!
  • What are Microsoft Copilot Reminders?
  • What’s New in Plasma 6.7? Quick Notification History Clear-Up!
  • Awesome Alternatives to Microsoft Defender Application Guard (MDAG)
  • How tto Enable DLSS 4 & 5 for Your GPU
  • Backlinks: Why They’re Super Important for Your Website!
  • Gnome’s Smart Windows: Tiling Shell 17.3 Makes Organizing Your Screen Easier!
  • How to Replace Notepad with Microsoft Edit
  • What’s New in Shotcut 26.1?
  • Spotify Introduces Group Chat Feature: Sharing Music and Podcasts with Friends Directly
  • Microsoft Will Fix Windows 11 Performance and User Experience Issues in 2026
  • Windows 11 KB5074105 Update Explained
  • Kenapa No Token Gagal Terus? Begini Cara Memasukkan!
  • Kode Bank Terbaru 2026: Kenali Arti dan Fungsinya! Jangan Sampai Salah Transfer
  • Bahayanya ‘Kumpulan Grup Asupan Malam Hijab Lokal Bocil Indo’, Waspada Phising!
  • Kenapa Voucher Axis Gagal Terus? Ini Dia Penyebab & Cara Mengatasinya!
  • Kenapa Meta AI Nggak Muncul di WhatsApp Padahal Udah Update?
  • Cara Membuat Podcast dari PDF dengan NotebookLlama dan Groq
  • Tutorial Membuat Sistem Automatic Content Recognition (ACR) untuk Deteksi Logo
  • Apa itu Google Code Wiki?
  • Cara Membuat Agen AI Otomatis untuk Laporan ESG dengan Python dan LangChain
  • Cara Membuat Pipeline RAG dengan Framework AutoRAG
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
©2026 Tutorial emka | Design: Newspaperly WordPress Theme