Skip to content
Tutorial emka
Menu
  • Home
  • Debian Linux
  • Ubuntu Linux
  • Red Hat Linux
Menu
CVE-2025-37164 adalah

Pengertian CVE-2025-37164: Celah Keamanan Fatal di HPE OneView Adalah?

Posted on December 18, 2025

CVE-2025-37164 adalah kode identifikasi khusus untuk sebuah celah keamanan tingkat kritis yang baru saja ditemukan dalam perangkat lunak manajemen infrastruktur IT, HPE OneView. Secara sederhananya, ini adalah “lubang” kerentanan yang memungkinkan pihak luar untuk mengontrol sistem kalian tanpa izin melalui eksekusi kode jarak jauh, dan rasanya ini merupakan isu teknis yang nggak bisa dianggap enteng oleh para admin jaringan.

HPE OneView sendiri pada dasarnya merupakan perangkat lunak yang didesain untuk menyederhanakan operasional IT di perusahaan. Jadi, ia bekerja dengan mengontrol berbagai sistem melalui antarmuka dasbor yang terpusat. Nah, baru-baru ini Hewlett Packard Enterprise (HPE) telah menambal celah keamanan tersebut yang tingkat keparahannya dikategorikan maksimal. Kalau dilihat dari skor CVSS-nya, angkanya mencapai 10.0, yang artinya ini benar-benar kritis dan menuntut perhatian segera. Celah ini diberi label CVE-2025-37164.

Masalah utamanya ada pada potensi Remote Code Execution (RCE). Singkatnya, kerentanan ini memungkinkan pengguna yang tidak terautentikasi—alias orang asing dari jarak jauh—untuk menjalankan kode berbahaya di sistem kalian. Tanpa login, tanpa izin, mereka bisa masuk begitu saja. Begitunya sistem keamanan bekerja, sekali ada celah RCE yang terbuka lebar seperti ini, dampaknya bisa sangat masif dan destruktif terhadap integritas data serta infrastruktur server perusahaan. HPE sendiri sudah mengeluarkan peringatan resmi minggu ini terkait risiko tersebut dalam advisory mereka.

Kalian perlu tahu bahwa bug ini mempengaruhi semua versi perangkat lunak OneView sebelum versi 11.00. Jadi, versi 11.00 adalah versi rujukan yang sudah bersih dari celah ini. Tapi, HPE kayaknya paham kalau nggak semua organisasi bisa langsung melakukan upgrade versi utama secara mendadak. Makanya, mereka menyediakan hotfix atau tambalan cepat yang bisa diterapkan untuk OneView versi 5.20 hingga versi 10.20. Ini memberikan fleksibilitas bagi kalian yang mungkin masih tertahan di versi lama karena alasan kompatibilitas.

Namun, ada detail teknis yang agak tricky di sini dan perlu kalian perhatikan. Sepertinya kalian harus teliti, karena hotfix tersebut wajib diterapkan ulang kalau kalian melakukan upgrade dari versi 6.60 (atau lebih baru) ke versi 7.00.00. Hal yang sama berlaku kalau ada proses reimaging pada HPE Synergy Composer. Jadi, prosesnya nggak cuma sekali pasang terus beres selamanya kalau ada perubahan sistem di tengah jalan. Hotfix terpisah juga tersedia untuk virtual appliance OneView dan Synergy Composer2, jadi pastikan kalian mengunduh file yang tepat.

Meskipun HPE belum menyebutkan adanya laporan eksploitasi bug ini secara liar di lapangan atau in the wild, rasanya tetap krusial buat segera melakukan patching. Jangan menunggu sampai ada serangan nyata baru bereaksi. Apalagi sebelumnya di bulan Juni, perusahaan ini juga merilis pembaruan untuk memperbaiki delapan kerentanan di solusi backup data StoreOnce mereka, serta perbaikan komponen pihak ketiga seperti Apache Tomcat di OneView versi 10.00. Pola ini menunjukkan bahwa pemeliharaan keamanan itu proses yang berkelanjutan.

Melihat skor CVSS yang sempurna di angka 10.0, rasanya nggak ada alasan logis buat menunda pembaruan sistem ini. Risiko Remote Code Execution tanpa autentikasi adalah mimpi buruk bagi setiap admin IT karena akses penuh bisa didapatkan penyerang dengan mudah. Kuranglebihnya, seluruh integritas infrastruktur kalian sedang dipertaruhkan di sini.

Segera cek versi OneView yang kalian gunakan saat ini. Kalau masih di bawah 11.00, langsung saja jadwalkan maintenance window untuk upgrade total atau pasang hotfix yang sesuai dengan versi kalian. Pencegahan selalu lebih murah dan mudah daripada pemulihan pasca-insiden. Terima kasih sudah menyimak ulasan definisi teknis ini, semoga sistem rekan-rekanita sekalian tetap aman dan terjaga dari serangan siber.

Recent Posts

  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
  • Apa Itu ErrTraffic? Mengenal Platform ClickFix yang Bikin Website Jadi ‘Error’ Palsu
  • What is Reflex Framework? A Full-stack Python Framework
  • CloudFlare Acquired AstroJS!
  • How to Completely Remove AI Features from Windows 11 Explained
  • How to AI Fine-Tuning with a New Red Hat’s New Modular Tools
  • When to Use ChatGPT, Gemini, and Claude for Beginners
  • The Complete Roadmap to Becoming a Data Engineer: From Beginner to Pro Explained
  • Is OpenAI’s New Open Responses API: A Game Changer for Open Models?
  • The Top 5 Tech Certifications You Need for 2026 Explained
  • X.509 Certificates Explained for Beginners
  • How to Create a Local User on Windows 11: Bypass the Online Account Requirement Easily
  • Ini Kronologi Hacking ESA (European Space Agency) 2025
  • Apa itu Zoom Stealer? Ini Definisi dan Bahaya Tersembunyi di Balik Ekstensi Browser Kalian
  • Apa itu Skandal BlackCat Ransomware?
  • Grain DataLoader Python Library Explained for Beginners
  • Controlling Ansible with AI: The New MCP Server Explained for Beginners
  • Is Your Headset Safe? The Scary Truth Bluetooth Vulnerability WhisperPair
  • Dockhand Explained, Manage Docker Containers for Beginners
  • Claude Co-Work Explained: How AI Can Control Your Computer to Finish Tasks
  • Apa itu ToneShell? Backdoor atau Malware Biasa?
  • Apa itu Parrot OS 7? Ini Review dan Update Terbesarnya
  • NVIDIA Rubin Explained: The 6-Chip Supercomputer That Changes Everything
  • What is OpenEverest? The Future of Database Management on Kubernetes
  • Ketemu Link Video Viral ‘Petualangan Ustadzah Rahma’? Hati-hati, Kamu Bisa Dihack
  • Ikon Mic Roblox Hilang? Gini Caranya Mengaktifkan Kembali Voice Chat Biar Bisa Mabar Lagi!
  • Ini Cara Hapus Rombel Ganda di EMIS 4.0 yang Nggak Muncul Tombol Hapus
  • Inilah Kenapa Data Info GTK Kalian Nggak Berubah Padahal Dapodik Udah Sinkron
  • Belum Tahu CoreTax? Ini Trik Supaya Affiliator Lancar Lapor SPT Tahunan 2025 Tanpa Ribet
  • Tutorial Python Deepseek Math v2
  • Cara Menggunakan SAM3D untuk Segmentasi dan Pembuatan Model 3D dari Teks
  • Cara Membuat AI Agent Super Cerdas dengan DeepAgents dan LangGraph
  • Perbedaan GPU vs TPU, Mana yang Terbaik
  • Tutorial Langfuse: Pantau & Optimasi Aplikasi LLM
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
  • Apa Itu ErrTraffic? Mengenal Platform ClickFix yang Bikin Website Jadi ‘Error’ Palsu
  • Ini Kronologi Hacking ESA (European Space Agency) 2025
  • Apa itu Zoom Stealer? Ini Definisi dan Bahaya Tersembunyi di Balik Ekstensi Browser Kalian
©2026 Tutorial emka | Design: Newspaperly WordPress Theme