Skip to content
Tutorial emka
Menu
  • Home
  • Debian Linux
  • Ubuntu Linux
  • Red Hat Linux
Menu
Microsoft Powershell

Gawat! Script Otomatis Kalian Bisa Macet Kalau Belum Tahu Update PowerShell Terbaru Ini

Posted on December 10, 2025

Pernah gak sih pas lagi enak-enaknya jalanin script otomatis, eh tiba-tiba muncul prompt yang minta izin manual? Nah, Microsoft baru aja ngerilis update buat Windows PowerShell yang bikin perintah Invoke-WebRequest jadi lebih cerewet dari biasanya. Ini bukan bug, tapi fitur keamanan krusial yang wajib kalian tahu biar kerjaan automasi nggak terhambat gara-gara script yang mendadak “bengong” minta konfirmasi.

Update ini sebenernya respons Microsoft buat nambal celah keamanan serius, yaitu CVE-2025-54100. Jadi ceritanya, ada risiko Remote Code Execution (RCE) yang cukup tinggi di lingkungan enterprise atau IT-managed yang sering pakai PowerShell buat automasi. Masalahnya ada di Windows PowerShell 5.1—versi bawaan yang nempel di Windows 10 dan 11 kalian. Beda sama PowerShell 7 yang mekanisme parsing web-nya udah lebih modern, versi 5.1 ini masih pakai metode lama yang rentan dieksploitasi. Makanya, Microsoft nambahin lapisan keamanan baru lewat update KB5074204 biar script jahat nggak bisa nyusup lewat proses parsing HTML.

Nantinya, kalau kalian atau script kalian jalanin Invoke-WebRequest tanpa parameter khusus, PowerShell bakal ngasih peringatan tegas. Peringatan ini ngasih tau kalau script yang tertanam di halaman web target bisa aja dieksekusi pas lagi di-parse. Pilihannya cuma dua: lanjut atau batal. Kalau kalian tekan Enter atau pilih ‘No’, operasi langsung berhenti demi keamanan. Tapi kalau nekat pilih ‘Yes’, PowerShell bakal lanjut parsing pake metode lama dengan segala risikonya. Begini nya, Microsoft cuma mau mastiin kalau kalian sadar penuh sama apa yang lagi diakses.

Nah, biar script automasi kalian nggak macet nungguin konfirmasi manual—terutama yang jalan di server tanpa pengawasan—solusinya adalah nambahin parameter -UseBasicParsing. Dengan switch ini, PowerShell nggak akan nge-render HTML secara penuh, jadi jauh lebih aman dan nggak bakal memicu peringatan tadi. Sepertinya sih sepele, cuma nambah satu parameter, tapi efeknya besar buat kelancaran sistem. Penting juga diingat, di PowerShell itu perintah curl sebenernya cuma alias alias nama lain buat Invoke-WebRequest. Jadi, kalau di script kalian banyak pakai curl, peringatan ini juga bakal muncul. Jangan sampai kaget pas log error numpuk cuma gara-gara masalah ini. Kayaknya, Microsoft emang lagi bersih-bersih standar keamanan biar PowerShell 5.1 ini selevel sama adiknya yang lebih baru.

Dari perspektif praktis, perubahan ini emang nambah kerjaan admin buat ngecek ulang script lama. Tapi melihat potensi bahayanya, begini nya emang langkah yang masuk akal. Kami sangat menyarankan kalian buat segera audit semua script automasi yang pakai Invoke-WebRequest atau curl. Tambahkan -UseBasicParsing secara eksplisit sekarang juga. Jangan sampai nunggu kejadian script macet di tengah malam atau malah kena exploit baru panik. Lebih baik repot sedikit di awal buat update syntax, daripada nanti sistem automation kalian lumpuh total cuma gara-gara nungguin klik ‘Yes’ yang nggak kunjung datang.

1 thought on “Gawat! Script Otomatis Kalian Bisa Macet Kalau Belum Tahu Update PowerShell Terbaru Ini”

  1. A WordPress Commenter says:
    December 10, 2025 at 7:21 am

    Hi, this is a comment.
    To get started with moderating, editing, and deleting comments, please visit the Comments screen in the dashboard.
    Commenter avatars come from Gravatar.

Comments are closed.

Recent Posts

  • Why Ubuntu 26.04’s use OpenJDK 25 Default?
  • What New in DietPi 10.1? the Latest Lightweight SBC OS Update
  • Is It True: Microsoft Notepad Will Have Image Support?
  • KDE Plasma 6.7 Adds Desktop Switching in Overview Explained
  • What’s New in Clonezilla Live 3.3.1? Exploring the New Features and Linux Kernel 6.18 Integration
  • How to Automate Your Home Lab Using Raspberry Pi and Cron Jobs
  • KDE Plasma 6.6.1 Released with Major Stability Improvements
  • What new in Apache NetBeans 29? A Look at the Latest Major IDE Update
  • Why is KaOS Moving Away from KDE Plasma? Here is the Explanation
  • Firefox 148 Now Available: New Features & Improvements Explained
  • What is Freeform Rotate in Paint? Here is the Definition and How to Use it
  • ProtonUP-Qt v2.15 Adds dwProton and Fixes Lutris Issues
  • Transmission 4.1.1 Released with Faster Performance and Better Efficiency for Linux and macOS
  • Calibre 9.3 Released with Enhances KEPUB Support for E-Book Readers
  • Microsoft Retires Outlook Contact Masking Feature March 31, 2026
  • Google Maps Privacy Update: Why Reviews and Ratings Are Now Hidden for Unlogged Users
  • Ubuntu 26.04 New Modular Firmware System: Faster Updates and Reduced System Bloat
  • Ghostty Linux Scrollbars Finally Here: What You Need to Know
  • Why Windows 11 Canary Channel Split into Two Builds? Explained!
  • What is Claude Cowork? And How Claude Cowork Uses Agentic AI
  • PocketBlue and Red Hat Bring Fedora Atomic Linux to Mobile Devices
  • Mozilla Ends Firefox Support for Windows 7, 8, and 8.1: What You Need to Know
  • Cosmic Desktop 1.0.7 Enhances Workspace Management: What’s New?
  • KDE Plasma 6.6 Released: What’s New and How to Upgrade?
  • Nginx Proxy Manager 2.14 Removes ARMv7 Support: What Users Need to Know
  • Apakah ViaPaypal.id Penipuan?
  • Beda BRIVA dan Rekening? Ini Penjelasannya!
  • Pahami Perbedaan Kode SIEX, SIPX, dan SISX dengan Mudah!
  • Arti SPT Sebelumnya Tidak Ada dari BPS yang Perlu Kalian Pahami
  • Kode Error 205 di BCA Mobile: Penyebab dan Solusi Lengkap
  • Prompt AI Menyusun Script Pola Suara Karakter agar Brand Jadi Ikonik
  • Prompt AI untuk Merancang Karakter Brand yang Ikonik
  • Prompt AI Audit Konten Sesuai Karakter Brand
  • Prompt AI Merubah Postingan LinkedIn Jadi Ladang Diskusi dengan ChatGPT
  • Prompt AI: Paksa Algoritma LinkedIn Promosikan Konten Kalian
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
©2026 Tutorial emka | Design: Newspaperly WordPress Theme