Skip to content
Tutorial emka
Menu
  • Home
  • Debian Linux
  • Ubuntu Linux
  • Red Hat Linux
Menu
jetson THOR

Jetson THOR Industrial PC: 25Gbe Networking dan Bisa Pakai Kamera GMSL2

Posted on December 14, 2025

NVIDIA Jetson THOR Industrial PC baru-baru ini meluncurkan solusi yang dirancang untuk aplikasi yang menuntut yang membutuhkan konektivitas jaringan yang cepat dan kemampuan kamera yang canggih. Sistem ini terdiri dari dua Jetson THOR Industrial PC yang dipasangkan melalui jaringan 25 Gigabit Ethernet (25Gbe), menawarkan bandwidth yang luar biasa untuk aplikasi real-time seperti robotika, manufaktur cerdas, dan pengawasan. Selain itu, sistem ini dilengkapi dengan dukungan opsional untuk kamera GMSL2, memberikan fleksibilitas untuk integrasi dengan berbagai sensor gambar.

Jetson THOR Industrial PC adalah platform yang dirancang untuk lingkungan yang keras, menawarkan daya tahan dan keandalan yang penting untuk aplikasi industri. PC ini memiliki desain modular yang memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan konfigurasi mereka dengan kebutuhan spesifik mereka. Mereka memiliki pendinginan yang efektif, memastikan kinerja yang stabil bahkan di bawah beban yang berat. Sistem ini juga menawarkan opsi untuk berbagai sistem operasi, termasuk Linux dan Windows, sehingga pengguna dapat memilih sistem operasi yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.

Konektivitas 25Gbe adalah fitur utama dari sistem ini, memungkinkan untuk mentransfer data dengan kecepatan tinggi antara Jetson THOR Industrial PC dan perangkat lain. Ini sangat penting untuk aplikasi yang membutuhkan pemrosesan data real-time, seperti robotika dan manufaktur cerdas. Selain itu, dukungan opsional untuk kamera GMSL2 memberikan fleksibilitas untuk integrasi dengan berbagai sensor gambar. Kamera GMSL2 adalah standar industri untuk kamera gambar berkualitas tinggi yang digunakan dalam aplikasi industri.

Spesifikasi lengkap:

  • Memory / Storage:
    • 128 GB 256-bit LPDDR5X memory
    • 273 GB/s memory bandwidth
    • 1× M.2 Key-M 2280 slot (PCIe Gen5 x4)
    • 1× M.2 Key-M 2242 slot (PCIe Gen5 x2)
  • Display:
    • 2× HDMI 2.1
    • 1× DisplayPort 1.4a
    • Display output over USB-C w/ DisplayPort support
  • Connectivity:
    • 1× Gigabit Ethernet (RJ45)
    • 1× QSFP28 interface (4× 25GbE)
  • Camera:
    • up to 8× GMSL2 camera connections (optional)
  • Security:
    • EEPROM for system configuration and identification
  • I/O Interfaces:
    • RS-232/422/485 serial interface
    • CAN bus
    • 2× digital input (12–24V compatible)
    • 3× digital output (12–24V compatible)
  • USB:
    • 1× USB 3.2 Type-C with DisplayPort support
    • 1× USB 3.2 Type-C (recovery)
    • 1× Debug USB-C
  • Power:
    • 18–32 VDC input
  • Mechanical:
    • 225 × 135 × 83 mm
    • Industrial enclosure
  • Operating Temperature:
    • −25°C to +55°C

NVIDIA mengklaim bahwa sistem ini ideal untuk berbagai aplikasi, termasuk:

  • Robotika: Sistem ini dapat digunakan untuk mengendalikan robot dan memproses data dari sensor.
  • Manufaktur cerdas: Sistem ini dapat digunakan untuk mengotomatiskan proses manufaktur dan memantau kualitas produk.
  • Pengawasan: Sistem ini dapat digunakan untuk memantau area yang luas dan mendeteksi aktivitas yang mencurigakan.
  • Otomasi gudang: Sistem ini dapat digunakan untuk mengotomatiskan proses pemilahan dan pengemasan barang.

Jetson THOR Industrial PC berpasangan dengan 25Gbe networking dan dukungan opsional GMSL2 kamera menyediakan solusi yang komprehensif untuk aplikasi yang menuntut yang membutuhkan konektivitas jaringan yang cepat dan kemampuan kamera yang canggih. Dengan daya tahan, keandalan, dan fleksibilitasnya, sistem ini siap untuk memenuhi kebutuhan aplikasi industri yang paling menantang. NVIDIA terus berinvestasi dalam pengembangan platform Jetson, dan kita dapat berharap untuk melihat inovasi baru dan fitur yang lebih baik di masa mendatang. Sistem ini menawarkan keseimbangan yang baik antara kinerja, daya tahan, dan fleksibilitas, menjadikannya pilihan yang menarik untuk berbagai aplikasi industri. Penting untuk dicatat bahwa ketersediaan dan harga sistem ini dapat bervariasi tergantung pada konfigurasi dan opsi yang dipilih.

Recent Posts

  • How to Create Local User Accounts in Windows 11 Without an Online Account 2026
  • How to Game on an ARM-Based Computer/Arduino
  • Minisforum MS-S1 MAX – 128GB RAM Review
  • Firefox Adds System-Wide AI Blocking Controls: What You Need to Know
  • How to Run Qwen (14B) on AMD MI200 with vLLM
  • How to Enable New Run Dialog in Windows 11
  • How to Disable AI Features in Firefox 148
  • Git 2.53: What’s New?
  • Linux From Scratch Ditches Old System V init
  • How to Maintained the SSD with TRIM
  • What is CVE-2024-21009? Microsoft Office Security Serious Bug
  • Windows 11 Shutdown Problems: Why Your PC Won’t Turn Off (and What Microsoft’s Doing)
  • What is the Steam Overlay Error?
  • Why Your Computer Thinks Winaero Tweaker is Bad (and Why It’s Probably Wrong!)
  • What is Origami Linux? A Super-Safe, Unchangeable Computer System!
  • Why Does OneNote Freeze? Easy Fixes for Typing & Drawing Problems!
  • What is Protected File System (PFS) in Windows 11?
  • Linux News Roundup February 2026
  • How to Install JellyFin Media Server on Samsung TV with TizenOS
  • Why OneNote Clears Your Notes
  • AMD NPU Monitoring on Linux: A Beginner’s Guide to AI Chip Tracking!
  • How to Fix AMD Adrenalin’s Game Detection Issues on Windows
  • Greg Kroah-Hartman Wins Multiple Award at European Open Source Awards!
  • What are Microsoft Copilot Reminders?
  • What’s New in Plasma 6.7? Quick Notification History Clear-Up!
  • Hasil Benchmark Xiaomi Pad 8 Global Bocor! Siap-siap Masuk Indonesia Nih
  • KAGET! Ressa Rizky Rossano Akui Sudah Nikah & Punya Anak
  • Inilah Kronologi Ledakan Bom Rakitan SMPN 3 Sungai Raya, Kubu Raya Kalbar
  • Cara Mengatasi Error 208 BCA Mobile
  • Hapus Sekarang! Inilah Hornet, App LGBTQ Tembus Indonesia, Hati-hati
  • Cara Membuat Podcast dari PDF dengan NotebookLlama dan Groq
  • Tutorial Membuat Sistem Automatic Content Recognition (ACR) untuk Deteksi Logo
  • Apa itu Google Code Wiki?
  • Cara Membuat Agen AI Otomatis untuk Laporan ESG dengan Python dan LangChain
  • Cara Membuat Pipeline RAG dengan Framework AutoRAG
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
©2026 Tutorial emka | Design: Newspaperly WordPress Theme