Skip to content
Tutorial emka
Menu
  • Home
  • Debian Linux
  • Ubuntu Linux
  • Red Hat Linux
Menu
Fortinet SSO

Gawat! Celah Kritis di Fortinet Ini Bisa Bikin Hacker Bypass Login SSO, Begini Cara Amankannya

Posted on December 10, 2025

Kabar kurang sedap kembali menghampiri meja kerja kita minggu ini. Fortinet baru saja merilis pembaruan keamanan mendesak untuk menambal dua celah kritis yang cukup meresahkan. Masalahnya nggak main-main, celah ini memungkinkan penyerang mem-bypass autentikasi FortiCloud SSO dan masuk ke sistem tanpa permisi. Bagi kalian yang mengelola infrastruktur jaringan berbasis Fortinet, rasanya ini peringatan keras untuk segera melakukan audit konfigurasi sebelum ada tamu tak diundang yang masuk.

Kalau kita bedah lebih dalam, ancaman ini datang dari dua kerentanan keamanan yang dilacak sebagai CVE-2025-59718 (untuk FortiOS, FortiProxy, dan FortiSwitchManager) serta CVE-2025-59719 (khusus FortiWeb). Inti masalahnya ada pada verifikasi tanda tangan kriptografi yang kurang sempurna. Penyerang bisa mengeksploitasi kelemahan ini dengan mengirimkan pesan SAML yang sudah dimanipulasi sedemikian rupa. Begitunya pesan jahat ini diterima, sistem yang rentan akan mengira itu adalah permintaan akses yang sah, dan boom, mereka bisa lolos autentikasi FortiCloud SSO.

Namun, ada sedikit kabar baik di tengah kekacauan ini. Berdasarkan pengamatan kami dari advisory yang diterbitkan Fortinet, fitur FortiCloud yang rentan ini sepertinya nggak aktif secara default kalau perangkat kalian belum didaftarkan ke FortiCare. Jadi, kalau perangkat masih setelan pabrik murni, harusnya aman. Tapi, realitanya di lapangan kan nggak begitu. Biasanya, begitu admin mendaftarkan perangkat ke FortiCare lewat GUI, fitur “Allow administrative login using FortiCloud SSO” ini otomatis nyala, kecuali kalian secara sadar mematikannya saat proses registrasi. Ini nih yang sering luput.

Untuk kalian yang merasa was-was atau belum sempat melakukan upgrade ke versi firmware yang sudah di-patch, kami sangat menyarankan untuk mematikan fitur login FortiCloud ini sementara waktu. Berikut adalah langkah-langkah mitigasi yang bisa kalian eksekusi langsung di perangkat:

  1. Metode GUI (Antarmuka Grafis):
    Masuk ke dashboard admin kalian, lalu navigasikan ke System -> Settings. Cari opsi yang bertuliskan “Allow administrative login using FortiCloud SSO”. Pastikan tombol di sebelahnya digeser ke posisi Off atau dinonaktifkan. Jangan lupa simpan konfigurasi.
  2. Metode CLI (Command-Line Interface):
    Bagi kalian yang lebih nyaman ngetik perintah di terminal karena rasanya lebih cepat, kalian bisa menjalankan perintah berikut ini secara berurutan:
    • Ketik config system global lalu tekan Enter.
    • Ketik set admin-forticloud-sso-login disable lalu tekan Enter.
    • Terakhir, ketik end untuk menyimpan dan menerapkan perubahan.
config system global
set admin-forticloud-sso-login disable
end

Selain isu SSO ini, Fortinet hari ini juga menambal celah lain yang nggak kalah ngeri, yaitu CVE-2025-59808. Celah ini membiarkan penyerang yang sudah punya akses ke akun user korban untuk mereset kredensial tanpa perlu memasukkan password lama. Bayangkan kalau akun admin diambil alih semudah itu. Ada juga celah lain yang memungkinkan autentikasi menggunakan hash sebagai pengganti password (CVE-2025-64471). Jadi, paket update kali ini memang benar-benar krusial.

Kita semua tahu kalau perangkat Fortinet memang sering banget jadi target operasi cyber-espionage maupun ransomware. Masih ingat kasus Volt Typhoon dari China yang mem-backdoor jaringan Kementerian Pertahanan Belanda? Mereka masuk lewat celah SSL VPN FortiOS yang lama. Pola serangannya selalu mirip: eksploitasi celah yang belum di-patch, tanam malware, lalu panen data. Agustus lalu bahkan sempat ada lonjakan serangan brute-force besar-besaran terhadap Fortinet SSL VPN, sehari sebelum celah injeksi perintah di FortiSIEM dipublikasikan.

Melihat tren serangan yang makin agresif dan spesifik menargetkan perangkat keamanan jaringan, rasanya kita nggak bisa lagi bersantai-santai dengan konfigurasi default. Celah keamanan kayaknya akan selalu muncul, tapi respons kitalah yang menentukan dampaknya. Dari perspektif praktis, mematikan fitur yang tidak esensial seperti login SSO FortiCloud—jika memang tidak mendesak—adalah langkah hardening yang bijak. Segera jadwalkan maintenance window untuk patching, dan pastikan kalian selalu memantau log aktivitas yang mencurigakan, karena serangan seringkali terjadi di celah waktu antara rilis patch dan implementasi di lapangan.

Sumber: bleepingcomputer

Recent Posts

  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Transform Your Windows 11 Interface into a Sleek and Modern Aesthetic Masterpiece
  • How to Understand Google’s New TPU 8 Series for Massive AI Training and Inference
  • How to Level Up Your PC Gaming Experience with the New Valve Steam Controller and Its Advanced Features
  • Is it Time to Replace Nano? Discover Fresh, the Terminal Text Editor You Actually Want to Use
  • How to Design a Services Like Google Ads
  • How to Fix 0x800ccc0b Outlook Error: Step-by-Step Guide for Beginners
  • How to Fix NVIDIA App Error on Windows 11: Simple Guide
  • How to Fix Excel Formula Errors: Quick Fixes for #NAME
  • How to Clear Copilot Memory in Windows 11 Step by Step
  • How to Show Battery Percentage on Windows 11
  • How to Fix VMSp Service Failed to Start on Windows 10/11
  • How to Fix Taskbar Icon Order in Windows 11/10
  • How to Disable Personalized Ads in Copilot on Windows 11
  • What is the Microsoft Teams Error “We Couldn’t Connect the Call” Error?
  • Why Does the VirtualBox System Service Terminate Unexpectedly? Here is the Full Definition
  • Why is Your Laptop Touchpad Overheating? Here are the Causes and Fixes
  • How to Disable All AI Features in Chrome Using Windows 11 Registry
  • How to Avoid Problematic Windows Updates: A Guide to System Stability
  • What is Microsoft Visual C++ Redistributable and How to Fix Common Errors?
  • What is the 99% Deletion Bug? Understanding and Fixing Windows 11 File Errors
  • Inilah Jadwal Pelaksanaan SPMB SD Jakarta 2026
  • Tanggal Penerbitan KK & SKD untuk Pendaftaran SPMB 2026 Dimana?
  • Inilah Lima HP Xiaomi Rp1 Jutaan Sudah Punya NFC
  • Apa itu Jabatan Panitera Muda Mahkamah Agung, Berapa Gaji & Tunjangannya 2026?
  • Inilah Kenapa Bisa Ada Sensasi Mencekam di Bangunan Tua
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
©2026 Tutorial emka | Design: Newspaperly WordPress Theme