Skip to content
Tutorial emka
Menu
  • Home
  • Debian Linux
  • Ubuntu Linux
  • Red Hat Linux
Menu

Tutorial Cara Mengatasi Kebisingan Latar Belakang Mikrofon di Windows 11

Posted on November 2, 2024

Apakah Anda pernah merasa jengkel karena suara bising latar belakang yang mengganggu saat Anda sedang melakukan panggilan video atau merekam suara di komputer? Di era digital yang serba cepat, kualitas audio yang jernih menjadi hal yang penting. Tenang, Windows 11 hadir dengan fitur Voice Focus yang siap membantu Anda!

Cara Mengaktifkan Voice Focus di Windows 11

Menghidupkan Voice Focus di Windows 11 sangatlah mudah. Ikuti langkah-langkah berikut:

  • dengan menekan tombol Windows + I

  • > Suara

  • , temukan pengaturan Mikrofon

  • . Klik untuk memperluas pilihan.

    Di sini, Anda akan menemukan Voice Focus.

      NoiseGator: Peredam Kebisingan Sederhana dan Gratis

    NoiseGator adalah aplikasi gratis dan open-source yang mudah digunakan untuk meredam kebisingan latar belakang dan desisan pada mikrofon Anda. Aplikasi ini bekerja dengan menganalisis tingkat audio secara real-time. Suara Anda akan diteruskan saat tingkat audio rata-rata melebihi ambang batas yang telah ditentukan. Namun, jika tingkat audio turun di bawah ambang batas, aplikasi akan menutup dan suara Anda akan dipotong. Meskipun tidak menggunakan teknologi yang paling canggih, NoiseGator tetap bekerja dengan baik dan banyak digunakan.

    1. Fitur Peredam Kebisingan di Zoom dan Teams

    Aplikasi video konferensi populer seperti Zoom dan Microsoft Teams memiliki fitur peredam kebisingan bawaan. Fitur ini tersedia secara gratis untuk semua pengguna aplikasi tersebut. Untuk mengaktifkannya, Anda cukup membuka pengaturan aplikasi, lalu masuk ke pengaturan audio dan temukan opsi peredam kebisingan di dekat pengaturan mikrofon. Pengaturan ini biasanya terdapat di bagian pengaturan audio, namun dapat bervariasi antar aplikasi.

    Jika Anda mengalami masalah audio berupa suara berdengung, coba sesuaikan gain mikrofon Anda, periksa pengaturan digital audio workstation Anda, dan coba mikrofon Anda di port USB yang berbeda. Langkah-langkah ini dapat membantu mengatasi distorsi atau masalah kualitas audio lainnya.

  • Recent Posts

    • How to Fix Python Not Working in VS Code Terminal: A Troubleshooting Guide
    • Game File Verification Stuck at 0% or 99%: What is it and How to Fix the Progress Bar?
    • Why Does PowerPoint Underline Hyperlinks? Here is How to Remove Them
    • AI Bug Hunting with Semgrep
    • What is the Excel Power Query 0xc000026f Error?
    • How to Build Your Own Homelab AI Supercomputer 2026
    • How to Enable SSH in Oracle VirtualBox for Beginners
    • How to Intercept Secret IoT Camera Traffic
    • Build Ultra-Fast and Tiny Desktop Apps with Electrobun: A Beginner’s Guide
    • The Ultimate 2026 Coding Roadmap: How to Master Software Engineering with AI Agents
    • How to Master Cloud Infrastructure with Ansible and Terraform
    • How to Fix VirtualBox Stuck on Saving State: A Complete Guide
    • How to Run Windows Apps on Linux: A Complete Guide to WinBoat, WINE, and Beyond
    • Build Your Own AI Development Team: Deploying OpenClaw and Claude Code on a VPS!
    • How to Measure Real Success in the Age of AI: A Guide to Software Metrics That Actually Matter
    • Kubernetes Traffic Tutorial: How to Create Pod-Level Firewalls (Network Policies)
    • This Is Discord Malware: Soylamos; How to Detect & Prevent it
    • How Stripe Ships 1,300 AI-Written Pull Requests Every Week with ‘Minions’
    • How to Disable Drag Tray in Windows 11: Simple Steps for Beginners
    • About Critical Microsoft 365 Copilot Security Bug: Risks and Data Protection Steps
    • Is the $600 MacBook Neo Actually Any Good? A Detailed Deep-Dive for Student!
    • Build Your Own Mini Data Center: A Guide to Creating a Kubernetes Homelab
    • How Enterprise Stop Breaches with Automated Attack Surface Management
    • The Roadmap to Becoming a Professional Python Developer in the AI Era
    • Why Your High Linux Uptime is Actually a Security Risk: A Lesson for Future Sysadmins
    • Cara Mengembangkan Channel YouTube Shorts Tanpa Wajah
    • Inilah Cara Menghitung Diskon Baju Lebaran Biar Nggak Bingung Saat Belanja di Mall!
    • Cara Jitu Ngebangun Bisnis SaaS di Era AI Pakai Strategi Agentic Workflow
    • Inilah Rincian Gaji Polri Lulusan Baru 2026, Cek Perbedaan Jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama Sebelum Daftar!
    • Inilah 5 Channel YouTube Membosankan yang Diam-diam Menghasilkan Banyak Uang
    • 6 Innovative AI Tools for 2026: From Voice Cloning to Advanced Automation Systems
    • How to Run Hunter Alpha: The Free 1 Trillion Parameter AI Agent on OpenClaw
    • Build Your Own Self-Improving AI: A Guide to Andrej Karpathy’s Autoresearch and Claude Code
    • Build DIY AI Assistant with Copilot SDK
    • How to Automate Your Daily Routine Using OpenClaw + Claude Code Desktop’s New Scheduled Tasks and Loop Features
    • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
    • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
    • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
    • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
    • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
    ©2026 Tutorial emka | Design: Newspaperly WordPress Theme