Skip to content
Tutorial emka
Menu
  • Home
  • Debian Linux
  • Ubuntu Linux
  • Red Hat Linux
Menu

Rahasia Penghasilan Luar Biasa dari TikTok Shop: Kisah Sukses Gajali Fishing

Posted on January 22, 2024

Hai, Sobat Blogger! Kali ini kita akan membahas sebuah kisah inspiratif dari seorang pengguna TikTok yang berhasil meraih penghasilan luar biasa, mencapai 100.000 dalam waktu hanya 1 hari! Bagaimana bisa? Yuk, simak ceritanya!

Sejak TikTok Shop dibuka kembali dengan program afiliasi dari TikTok, banyak orang mulai mencari cara untuk menghasilkan uang tanpa harus melakukan penjualan konvensional, tanpa perlu menampilkan wajah, dan bahkan tanpa harus berbicara. Bagaimana caranya? Mari kita bahas dalam artikel ini.

Video pertama yang kita akan ulas adalah dari seorang kreator dengan akun bernama Gajali Fishing. Beberapa bulan yang lalu, kami pernah membahasnya di salah satu artikel, namun, kini Gajali Fishing berhasil mencapai omset luar biasa sebesar 7,2 juta dalam waktu satu hari sejak TikTok Shop dibuka kembali pada tanggal 12 Desember.

Menurutnya, TikTok Affiliate adalah cara paling mudah untuk menghasilkan uang karena algoritma TikTok masih mudah diakses, dan TikTok memiliki tingkat tampilan yang lebih tinggi daripada YouTube. Ini berarti kita dapat menghasilkan uang dari TikTok tanpa harus menampilkan wajah atau berbicara.

Gajali Fishing memfokuskan produknya pada gadget, khususnya charger iPhone. Dia menunjukkan bahwa dengan konten yang sederhana, seperti menampilkan produk tanpa banyak omong, menggunakan musik yang sedang viral, dan gerakan kamera HP, kita bisa mencapai penghasilan yang signifikan.

Penting untuk dicatat bahwa kesuksesan ini bukanlah hasil dari upload video secara sembarangan. Gajali Fishing memiliki etos kerja yang tinggi, konsisten mengupload video, dan terus berinovasi dalam kontennya. Meskipun dia mulai dengan produk charger, dia menunjukkan bahwa kita bisa memulai dengan produk yang kita miliki sendiri, seperti TWS (True Wireless Stereo) headset.

Cara Gajali Fishing menjelaskan produknya cukup sederhana. Dia bisa membahas berbagai aspek produk, mulai dari logo, warna, hingga fitur-fitur uniknya. Gajali Fishing juga menyarankan untuk memanfaatkan variasi warna produk, karena ternyata hal-hal yang dianggap sepele seperti warna-warna unik bisa menarik minat pembeli.

Selain itu, Gajali Fishing memberikan contoh bahwa kita tidak perlu memiliki banyak produk. Dia awalnya hanya menjual charger, namun, dengan fokus dan kreativitas, dia berhasil mengembangkan bisnisnya. Misalnya, dengan menjual produk charger yang biasa dijual seharga Rp70.000, dia dapat memberikan diskon 68%, sehingga harga menjadi Rp10.000.

Gajali Fishing juga menunjukkan bahwa kita tidak harus memiliki barang secara fisik. Dia menggunakan metode dropshipping, di mana produk dijual tanpa harus memilikinya terlebih dahulu. Ini adalah strategi yang cerdas untuk memulai bisnis tanpa modal besar.

Kesuksesan Gajali Fishing tidak hanya terletak pada produknya, tetapi juga pada konsistensi dan semangatnya dalam mengelola akun TikTok. Dia selalu mengupload video secara rutin, bahkan sebelum TikTok Shop dibuka kembali. Dan hal ini membuktikan bahwa dengan kerja keras dan semangat yang tinggi, kita bisa mencapai penghasilan yang luar biasa.

Bagi Anda yang tertarik untuk menjadi bagian dari program afiliasi TikTok, langkah-langkah pendaftarannya mungkin telah mengalami perubahan. Namun, Anda bisa mencari panduan pendaftaran terbaru di berbagai sumber atau mengikuti tutorial yang telah disediakan oleh beberapa kreator di platform ini.

Kesuksesan Gajali Fishing juga memberikan pelajaran bahwa kita tidak boleh terpaku pada satu sumber penghasilan saja. Diversifikasi penghasilan adalah kunci, dan TikTok Shop dapat menjadi peluang baru yang menarik. Terlebih lagi, dengan kerja keras, inovasi, dan konsistensi, siapa pun bisa mencapai kesuksesan serupa.

Semoga kisah inspiratif ini memberikan motivasi untuk terus berinovasi dan menggali potensi bisnis di platform TikTok. Jangan ragu untuk mencoba, dan siapa tahu, Anda bisa menjadi salah satu kisah sukses berikutnya di dunia TikTok Shop! Terima kasih telah membaca, dan sampai jumpa di artikel berikutnya! 

Recent Posts

  • Mozilla Ends Firefox Support for Windows 7, 8, and 8.1: What You Need to Know
  • Cosmic Desktop 1.0.7 Enhances Workspace Management: What’s New?
  • KDE Plasma 6.6 Released: What’s New and How to Upgrade?
  • Nginx Proxy Manager 2.14 Removes ARMv7 Support: What Users Need to Know
  •  KDE Plasma 6.6: A Complete Guide to the Latest Linux Desktop Features
  • Ubuntu 26.04 Resolute: Features, Release Date, and Everything You Need to Know
  • How to Fix Steam File Validation Error: Easy Steps for Beginners
  • 5 Essential PC Maintenance Tips to Keep Your Computer Fast and Healthy
  • What is Logseq? Forget Standard Notes App, Use this to Boosts Real Productivity
  • LibreOffice 25.8.5 Released with 62 Bug Fixes: What’s New?
  • Oracle’s New Plan for MySQL Community Engagement Explained
  • PipeWire 1.6 Brings LDAC Support and 128-Channel Audio: What’s New?
  • How to Fix Roblox Error: Create Support Files to Solve the Problem
  • Why Segmenting Your Home Network with VLANs Is the Upgrade You Didn’t Know You Needed
  • Proxmox 2026 Has The Best Backup and Recovery Feature
  • How to Calibrate Temperature and Humidity Sensors for Maximum Accuracy
  • Top Open-Source Alternatives to Adobe Creative Cloud for Design and Editing in 2026
  • TinyMediaManager: A Plugin to Organize and Manage Jellyfin Media Library
  • How to Fix Disappearing Chart Labels in Excel: A Step-by-Step Guide
  • How to Fix the Subscript Out of Range Error in Microsoft Excel
  • What’s New in Podman 5.8: Quadlet & SQLite Migration Explained
  • Microsoft Fixes Old Windows 10 Bug Affecting Parental Controls
  • OpenVPN 2.7 Released with Multi-Socket Support Explained
  • IPFire Launches Community-Driven DBL for Enhanced Domain Blocking
  •  Windows 11 26H1 Update: Microsoft Announces Tailored Core Versions and Phased Rollout
  • Beda BRIVA dan Rekening? Ini Penjelasannya!
  • Pahami Perbedaan Kode SIEX, SIPX, dan SISX dengan Mudah!
  • Arti SPT Sebelumnya Tidak Ada dari BPS yang Perlu Kalian Pahami
  • Kode Error 205 di BCA Mobile: Penyebab dan Solusi Lengkap
  • Solusi Cepat Saat Voucher Axis Tidak Bisa Diproses
  • Prompt AI Menyusun Script Pola Suara Karakter agar Brand Jadi Ikonik
  • Prompt AI untuk Merancang Karakter Brand yang Ikonik
  • Prompt AI Audit Konten Sesuai Karakter Brand
  • Prompt AI Merubah Postingan LinkedIn Jadi Ladang Diskusi dengan ChatGPT
  • Prompt AI: Paksa Algoritma LinkedIn Promosikan Konten Kalian
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
©2026 Tutorial emka | Design: Newspaperly WordPress Theme