Skip to content
Tutorial emka
Menu
  • Home
  • Debian Linux
  • Ubuntu Linux
  • Red Hat Linux
Menu

LIMA Konten Game Berpenghasilan Gede 2024! Tiru Sekarang Buruan

Posted on January 29, 2024

Hai rekan-rekanita, selamat datang kembali di channel kita. Hari ini kita akan membahas sesuatu yang menarik, yaitu potensi penghasilan dalam dunia konten gaming di YouTube. Banyak yang berpendapat bahwa penghasilan dari konten gaming itu rendah, tetapi ternyata tidak semuanya begitu. Mari kita bahas bersama game-game apa yang memiliki penghasilan tinggi dan bagaimana cara meningkatkan nilai RPM agar pendapatan kita semakin maksimal.

Sebelum kita masuk ke detailnya, perlu diketahui bahwa rata-rata nilai RPM (Revenue per Mille) untuk konten gaming berkisar antara 1 hingga 2 dolar. Namun, ada beberapa game tertentu yang memiliki nilai RPM yang jauh lebih tinggi. Jadi, mari kita lihat game-game apa yang bisa memberikan penghasilan yang besar.

Game-Game dengan Penghasilan Tinggi

Berikuta dalah daftar game-game dengan penghasilan yang akan tinggi tahun 2024 ini:

  • Minecraft: Minecraft menjadi salah satu game yang memberikan nilai RPM yang tinggi, terutama jika durasi video panjang. Dengan konten durasi 17 sampai 22 menit, RPM bisa mencapai 10 dolar, bahkan lebih.
  • Call of Duty (COD): Game FPS ini juga memiliki nilai RPM yang mengesankan, terutama untuk video dengan durasi 15 sampai 45 menit. Nilai RPM bisa mencapai 7 dolar, memberikan potensi penghasilan yang cukup besar.
  • Overwatch: Game ini, meskipun dianggap berat, memberikan nilai RPM sekitar 2 hingga 4 dolar. Konten dengan durasi 8 sampai 12 menit dapat memberikan hasil yang baik.
  • VR Shooter: Video dengan konten VR Shooter, meskipun durasinya 8 sampai 12 menit, dapat memberikan RPM sekitar 2,74 dolar. Ini menunjukkan bahwa genre konten juga berpengaruh.
  • Roblox: Game ini memberikan nilai RPM sekitar 2 hingga 3 Euro, yang setara dengan 34.000 hingga 51.000 Rupiah. Konten dengan durasi 30 sampai 40 menit dapat memberikan penghasilan yang lumayan.

Tips Meningkatkan Nilai RPM

Dan untuk meningkatkan nilai RPM (Rate Per Million) yang tinggi, ada beberapa tips yang bisa kalian pakai:

  • Durasi Panjang: Konten dengan durasi panjang cenderung memiliki nilai RPM yang lebih tinggi. Video live streaming atau video dengan durasi 3 jam hingga 4 jam dapat memberikan hasil yang memuaskan.
  • Konten Unik dan Berkualitas: Konten yang unik, kreatif, dan berkualitas tinggi cenderung menarik lebih banyak penonton. Ini dapat membantu meningkatkan nilai RPM.
  • Target Audience: Menyesuaikan konten dengan target audience yang lebih besar dapat membantu meningkatkan jumlah penonton. Game dengan daya tarik yang tinggi dapat membantu mencapai hal ini.
  • Jajaki Genre Konten: Beberapa genre konten, seperti diskusi, tutorial, atau review, dapat memberikan nilai RPM yang berbeda. Eksplorasi genre konten yang berpotensi tinggi.

Kesimpulan

Meskipun rata-rata nilai RPM untuk konten gaming mungkin tergolong rendah, namun dengan strategi yang tepat dan pemilihan game yang sesuai, kita dapat mencapai penghasilan yang maksimal. Jangan ragu untuk mencoba, eksplorasi, dan terus belajar agar channel gaming kita semakin berkembang. Semoga informasi ini bermanfaat, dan selamat mencoba! Terima kasih sudah menyimak, sampai jumpa di video berikutnya.

Recent Posts

  • How to Access OneDrive Backup Files Easily
  • How to Update LibreOffice on Linux: A Simple Guide
  • What’s New on Ardour 9.0? A Major Update for Linux Audio Production
  • Dozzel: The Best Real-Time Docker Log Viewer
  • Calibre 9.2 Released: New ZIP Output and Features for E-Book Lovers
  • Raspberry Pi 4 Rev 1.5 Dual RAM Explained for Beginners
  • Darktable 5.4.1 Released: Major Bug Fixes and New Features
  • GNU Linux vs Just Linux: What’s the Difference Explained
  • How to Add Shared Mailbox in Outlook
  • TrueNAS 2026 Preview: What’s New in the April Beta?
  • KDE Gear 25.12.2: New Features and Apps for Linux Users
  • Krita 5.3 & 6.0 Beta Released, Add Text and Tools Overhauled for Artists
  • VirtualBox Adds KVM Support in Dev Builds: What You Need to Know
  • Sysmon Now Default in Windows 11 Insider Builds
  • What’s New in GNU Coreutils 9.10: Stability Fixes and Minor Updates
  • Mozilla (Finally) Adds Option to Disable Generative AI in Browser
  • LibreOffice 26.2 Released: Faster Performance & New Features Explained
  • How to Fix 9HEHW Error in Outlook & Teams
  • Ubuntu 24.04.4 LTS HWE Now Available: Key Updates and Fixes for Users
  • Windows 11 Build 28020.1546 Released in Canary Channel: Cloud App Fixes Inside
  • IntelliJ Adds Native Wayland Support in 2026
  • OpenClaw: The Hidden Security Threat Behind Its Tech
  • Adobe Cancels Animate Discontinuation (for now)
  • Microsoft Ends TLS 1.0/1.1 Support in Azure Blob Storage
  • GNOME App Annotations Explained for Beginners
  • Cara Menggunakan openClaw untuk Kebutuhan SEO
  • Apakah Tunjangan Profesi Guru Hangus Karena SKTP Belum Terbit?
  • Cara Tarik Saldo PNM Digi ke Rekening & Daftar: Panduan Lengkap & Terbaru!
  • Apa itu Penipuan Michat Hotel?
  • Yang Baru di Claude 5 Sonnet
  • Cara Ubah Role Definition Menjadi Custom Instructions yang Efektif buat Claude Project
  • Cara Mendefinisikan Role Project Claude Agar Hasilnya Lebih Akurat dan Konsisten
  • Cara Buat AI Asisten Pribadi dengan Teknik RAG
  • Cara Membuat Podcast dari PDF dengan NotebookLlama dan Groq
  • Tutorial Membuat Sistem Automatic Content Recognition (ACR) untuk Deteksi Logo
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
©2026 Tutorial emka | Design: Newspaperly WordPress Theme