Skip to content
Tutorial emka
Menu
  • Home
  • Debian Linux
  • Ubuntu Linux
  • Red Hat Linux
Menu
Youyetoo Mini PC NAS

Youyeetoo Mini PC: Sebuah NAS Ukuran Kecil Dengan 4 Slot M.2 dan 2 Port 2.5Gbe

Posted on December 7, 2025

Perangkat mini PC NAS (Network Attached Storage) ukuran palm dari Youyeetoo, ini menawarkan solusi penyimpanan dan jaringan yang ringkas dan kuat, dirancang untuk pengguna yang membutuhkan kapasitas penyimpanan besar dan konektivitas jaringan berkecepatan tinggi. Perangkat ini, yang diproduksi oleh perusahaan teknologi yang tidak disebutkan namanya, dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna rumahan maupun profesional yang membutuhkan NAS yang performanya tinggi dan mudah diatur.

Fitur utama dari Youyeetoo mini PC NAS ini termasuk empat slot M.2, yang memungkinkan pengguna untuk menginstal berbagai jenis SSD (Solid State Drive) untuk memaksimalkan kapasitas penyimpanan. Slot M.2 ini mendukung protokol NVMe, yang memberikan kecepatan baca dan tulis yang sangat tinggi, ideal untuk aplikasi seperti streaming video 4K, pemrosesan data, dan game. Selain itu, perangkat ini juga dilengkapi dengan dua port 2.5Gbe (Gigabit Ethernet berkecepatan 2.5 Gigabit), yang memungkinkan transfer data yang sangat cepat antar perangkat jaringan. Port 2.5Gbe ini sangat penting bagi pengguna yang bekerja dengan file berukuran besar, seperti videografer dan editor foto.

via LinuxGizmo

Desain mini PC NAS ini sangat ringkas, ukurannya hanya sebesar palm, sehingga mudah ditempatkan di mana saja di rumah atau kantor. Perangkat ini juga dilengkapi dengan sistem pendingin yang efektif untuk menjaga suhu tetap rendah, bahkan saat menjalankan banyak aplikasi atau tugas berat. Sistem pendingin ini terdiri dari heatsink yang dirancang secara khusus dan kipas yang beroperasi dengan tenang.

Selain fitur-fitur di atas, mini PC NAS ini juga menawarkan berbagai fitur tambahan, seperti dukungan untuk protokol berbagi file populer seperti SMB, NFS, dan AFP, serta dukungan untuk sistem operasi seperti Windows, Linux, dan bahkan macOS. Perangkat ini juga dilengkapi dengan antarmuka web yang mudah digunakan untuk mengelola dan memantau kinerja.

Perusahaan yang memproduksi mini PC NAS ini menekankan pada kemudahan penggunaan dan instalasi. Perangkat ini dirancang untuk mudah diatur dan dikonfigurasi, bahkan bagi pengguna yang tidak memiliki pengalaman sebelumnya dengan NAS. Selain itu, perangkat ini juga dilengkapi dengan dokumentasi yang lengkap dan dukungan pelanggan yang responsif.

via LinuxGizmo

Secara keseluruhan, mini PC NAS ukuran palm ini merupakan pilihan yang sangat baik bagi pengguna yang mencari solusi penyimpanan dan jaringan yang ringkas, kuat, dan mudah digunakan. Dengan empat slot M.2, dua port 2.5Gbe, dan berbagai fitur tambahan, perangkat ini mampu memenuhi kebutuhan pengguna yang paling menuntut. Harga perangkat ini belum diumumkan, namun diperkirakan akan berada di kisaran yang kompetitif mengingat spesifikasi dan fitur yang ditawarkannya. Perangkat ini akan segera tersedia untuk dibeli melalui situs web perusahaan produsen dan pengecer online lainnya.

Sumber: https://linuxgizmos.com/palm-sized-mini-pc-nas-offers-four-m-2-bays-and-dual-2-5gbe-ports/

Recent Posts

  • Grain DataLoader Python Library Explained for Beginners
  • Controlling Ansible with AI: The New MCP Server Explained for Beginners
  • Is Your Headset Safe? The Scary Truth Bluetooth Vulnerability WhisperPair
  • Dockhand Explained, Manage Docker Containers for Beginners
  • Claude Co-Work Explained: How AI Can Control Your Computer to Finish Tasks
  • NVIDIA Rubin Explained: The 6-Chip Supercomputer That Changes Everything
  • What is OpenEverest? The Future of Database Management on Kubernetes
  • T3g: Code is Cheap Now, Software Isn’t
  • Is the New $130 Raspberry Pi AI Hat+ 2 Worth Your Allowance? A Detailed Review
  • Create AI Voices on Your CPU: Pocket TTS Explained for Beginners
  • Building Your First Server: Windows Server Setup and Active Directory
  • OpenNebula VM High Availability Explained
  • Koffan: Self-Hosted App for Shopping List
  • CSIRT Tips for Incident Response Planning
  • Build Your Own Offline-Ready Cloud Storage with Phylum and TrueNAS
  • How to Run Hugging Face Checkpoints on JAX or PyTorch with Keras Hub
  • RTX 5060 vs. Used 4060 Ti: Is the New Budget King Worth the Extra $50?
  • Building a Windows Home Lab in 2026? Follow this Step
  • What is DeepSeek’s Engram?
  • How to Installing Zabbix 7.2 on Ubuntu 25.10 for Real-Time Monitoring
  • Review MySQL Database Recovery Tool by Stellar
  • RQuickShare Tutorial: How to Bring Android’s Quick Share Feature to Your Linux Desktop
  • Why Storage & Memory Price Surges | Self-hosting Podcast January 14th, 2026
  • Tailwind’s Revenue Down 80%: Is AI Killing Open Source?
  • Building Open Cloud with Apache CloudStack
  • Inilah Kenapa Paket JNE Muncul Status Nobody At Home dan Cara Mengatasinya Biar Nggak Panik!
  • Gagal Aktivasi BSI Mobile? Inilah Arti Pesan Error 53 Saving Account Not Registered dan Solusinya
  • Cara Cuan dari Hobi Baca Novel/Komik Online
  • Hp Vivo Kalian Muncul Notif Data Spasial Sistem Rusak? Begini Trik Mengatasinya Sampai Tuntas!
  • Cara Buat Link Ujian Mencintai Diam-Diam Google Form, Tes Seberapa Besar Perasaan Kalian ke Crush!
  • Tutorial Langfuse: Pantau & Optimasi Aplikasi LLM
  • Begini Teknik KV Caching dan Hemat Memori GPU saat Menjalankan LLM
  • Apa itu State Space Models (SSM) dalam AI?
  • Begini Cara Mencegah Output Agen AI Melenceng Menggunakan Task Guardrails di CrewAI
  • Tutorial AI Lengkap Strategi Indexing RAG
  • Apa itu Zoom Stealer? Ini Definisi dan Bahaya Tersembunyi di Balik Ekstensi Browser Kalian
  • Apa itu Skandal BlackCat Ransomware?
  • Apa itu ToneShell? Backdoor atau Malware Biasa?
  • Apa itu Parrot OS 7? Ini Review dan Update Terbesarnya
  • Clipper Malware? Ini Pengertian dan Bahaya yang Mengintai Kalian
©2026 Tutorial emka | Design: Newspaperly WordPress Theme