Skip to content
Tutorial emka
Menu
  • Home
  • Debian Linux
  • Ubuntu Linux
  • Red Hat Linux
Menu
Radxa

Radxa C200 Orin Developer Kit: Pakai Jetson Orin NX dan Ekspansi PCIe 4.0

Posted on December 5, 2025

Radxa baru-baru ini meluncurkan C200 Orin Developer Kit, sebuah perangkat keras yang menjanjikan bagi pengembang dan penggemar yang tertarik dengan platform Jetson Orin NX. Kit ini dirancang untuk memfasilitasi pengembangan aplikasi baru dan eksperimen dengan perangkat keras yang berkinerja tinggi. Radxa C200 Orin Developer Kit menawarkan kombinasi yang menarik dari daya komputasi, konektivitas, dan fleksibilitas, menjadikannya pilihan yang menarik bagi berbagai proyek.

Pada intinya, C200 Orin Developer Kit dibangun di atas chip Jetson Orin NX, yang merupakan prosesor AI yang kuat yang dibuat oleh NVIDIA. Chip ini dirancang untuk menangani beban kerja yang menuntut, seperti pemrosesan video, pembelajaran mesin, dan aplikasi AI lainnya. Ini didukung oleh 8GB atau 16GB LPDDR5 RAM, yang menyediakan bandwidth memori yang cepat untuk kinerja yang lancar. Selain itu, C200 Orin Developer Kit dilengkapi dengan 128GB eMMC 5.1 penyimpanan, yang menyediakan ruang yang cukup untuk menyimpan aplikasi, data, dan file.

Salah satu fitur utama dari C200 Orin Developer Kit adalah dukungan untuk PCIe 4.0 expansion. Ini memungkinkan pengguna untuk menambahkan berbagai macam periferal dan perangkat keras ke sistem, seperti kartu grafis, SSD, dan perangkat jaringan. Fitur ekspansi ini membuka kemungkinan baru untuk pengembangan aplikasi dan eksperimen. Kit ini juga dilengkapi dengan port USB 3.0, port Ethernet Gigabit, dan port HDMI 2.1, yang menyediakan berbagai opsi konektivitas.

Selain fitur-fitur ini, C200 Orin Developer Kit juga dilengkapi dengan sejumlah fitur tambahan, seperti dukungan untuk Linux, dukungan untuk Docker, dan dukungan untuk NVIDIA JetPack SDK. Ini memberikan pengembang alat dan sumber daya yang mereka butuhkan untuk mengembangkan dan menerapkan aplikasi mereka secara efektif. Kit ini juga dilengkapi dengan heatsink dan kipas untuk menjaga sistem tetap dingin, bahkan di bawah beban yang berat.

Radxa mengklaim bahwa C200 Orin Developer Kit adalah pilihan yang ideal untuk berbagai aplikasi, termasuk pengembangan AI, robotika, otomasi industri, dan sistem pengawasan. Kit ini juga cocok untuk penggemar yang ingin bereksperimen dengan perangkat keras yang berkinerja tinggi dan mempelajari lebih lanjut tentang teknologi AI. Harga untuk C200 Orin Developer Kit adalah $499, dan tersedia untuk pemesanan di situs web Radxa. Dengan performa yang kuat dan fitur-fitur yang fleksibel, C200 Orin Developer Kit siap menjadi pemain kunci dalam ekosistem pengembangan perangkat keras dan AI. Kit ini menawarkan sebuah platform yang solid untuk inovasi dan eksperimen, membayangkan masa depan komputasi yang didukung oleh AI dan teknologi mutakhir.

Sumber: https://radxa.com/products/nx/c200-orin-developer-kit/

Recent Posts

  • Ardour 9.1 DAW Released with Editor Fixes and MIDI Improvements Explained
  • Microsoft Removes Security Feature in Edge, Password Managers Must Know
  • MinIO Fork Launched: Open Source Community Enhances Object Storage
  • Why Ubuntu 26.04’s use OpenJDK 25 Default?
  • What New in DietPi 10.1? the Latest Lightweight SBC OS Update
  • Is It True: Microsoft Notepad Will Have Image Support?
  • KDE Plasma 6.7 Adds Desktop Switching in Overview Explained
  • What’s New in Clonezilla Live 3.3.1? Exploring the New Features and Linux Kernel 6.18 Integration
  • How to Automate Your Home Lab Using Raspberry Pi and Cron Jobs
  • KDE Plasma 6.6.1 Released with Major Stability Improvements
  • What new in Apache NetBeans 29? A Look at the Latest Major IDE Update
  • Why is KaOS Moving Away from KDE Plasma? Here is the Explanation
  • Firefox 148 Now Available: New Features & Improvements Explained
  • What is Freeform Rotate in Paint? Here is the Definition and How to Use it
  • ProtonUP-Qt v2.15 Adds dwProton and Fixes Lutris Issues
  • Transmission 4.1.1 Released with Faster Performance and Better Efficiency for Linux and macOS
  • Calibre 9.3 Released with Enhances KEPUB Support for E-Book Readers
  • Microsoft Retires Outlook Contact Masking Feature March 31, 2026
  • Google Maps Privacy Update: Why Reviews and Ratings Are Now Hidden for Unlogged Users
  • Ubuntu 26.04 New Modular Firmware System: Faster Updates and Reduced System Bloat
  • Ghostty Linux Scrollbars Finally Here: What You Need to Know
  • Why Windows 11 Canary Channel Split into Two Builds? Explained!
  • What is Claude Cowork? And How Claude Cowork Uses Agentic AI
  • PocketBlue and Red Hat Bring Fedora Atomic Linux to Mobile Devices
  • Mozilla Ends Firefox Support for Windows 7, 8, and 8.1: What You Need to Know
  • Apakah ViaPaypal.id Penipuan?
  • Beda BRIVA dan Rekening? Ini Penjelasannya!
  • Pahami Perbedaan Kode SIEX, SIPX, dan SISX dengan Mudah!
  • Arti SPT Sebelumnya Tidak Ada dari BPS yang Perlu Kalian Pahami
  • Kode Error 205 di BCA Mobile: Penyebab dan Solusi Lengkap
  • Prompt AI Menyusun Script Pola Suara Karakter agar Brand Jadi Ikonik
  • Prompt AI untuk Merancang Karakter Brand yang Ikonik
  • Prompt AI Audit Konten Sesuai Karakter Brand
  • Prompt AI Merubah Postingan LinkedIn Jadi Ladang Diskusi dengan ChatGPT
  • Prompt AI: Paksa Algoritma LinkedIn Promosikan Konten Kalian
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
©2026 Tutorial emka | Design: Newspaperly WordPress Theme