Skip to content
Tutorial emka
Menu
  • Home
  • Debian Linux
  • Ubuntu Linux
  • Red Hat Linux
Menu
Pimoroni

Pimoroni Luncurkan Seri Badgeware Baru dengan E-Paper IPS dan LED Wearable

Posted on December 5, 2025

Pimoroni, pengembang perangkat keras dan perangkat lunak untuk Raspberry Pi, baru-baru ini meluncurkan seri Badgeware yang menjanjikan untuk merevolusi cara kita berinteraksi dengan informasi di dunia nyata. Seri ini terdiri dari beberapa perangkat wearable yang didesain untuk menampilkan data secara langsung dan menarik, memanfaatkan teknologi E-Paper IPS (In-Plane Switching) dan LED. Seri ini menargetkan berbagai aplikasi, mulai dari pelacakan kebugaran sederhana hingga sistem notifikasi visual yang menarik.

Perangkat pertama dalam seri ini adalah Badgeware Display, sebuah perangkat wearable kecil yang menampilkan informasi menggunakan layar E-Paper IPS 1.5 inci. Layar E-Paper ini memungkinkan tampilan yang hemat energi, serta kemampuan untuk membaca teks dan grafik dalam kondisi pencahayaan yang bervariasi. Badgeware Display dirancang untuk dipasang di pakaian, tas, atau bahkan perhiasan, dan dapat menampilkan berbagai jenis data, seperti waktu, tanggal, cuaca, notifikasi, dan bahkan data kebugaran dasar. Pengguna dapat mengontrol dan menyesuaikan data yang ditampilkan melalui aplikasi seluler Pimoroni.

Pimoroni juga memperkenalkan Badgeware LED, sebuah perangkat wearable yang menggabungkan layar E-Paper dengan lampu LED yang dapat dikustomisasi. Perangkat ini memiliki tampilan E-Paper 1.5 inci yang sama dengan Badgeware Display, tetapi dilengkapi dengan LED yang dapat diubah warnanya. Ini memungkinkan Badgeware LED untuk menyoroti informasi tertentu, atau bahkan menciptakan efek visual yang menarik. Badgeware LED dapat digunakan untuk berbagai aplikasi, seperti menunjukkan status pengisian baterai, mengingatkan tentang acara penting, atau bahkan sebagai indikator visual untuk sistem kontrol. LED ini juga dapat diatur untuk memberikan efek cahaya yang lembut dan menarik, menjadikannya ideal untuk penggunaan dekoratif.

Selain kedua perangkat utama ini, Pimoroni juga merilis Badgeware Pro, sebuah versi yang lebih canggih dengan fitur tambahan seperti konektivitas Bluetooth dan sensor tambahan. Badgeware Pro memungkinkan data dari perangkat wearable untuk disinkronkan dengan aplikasi seluler, dan juga dapat digunakan untuk mengontrol perangkat lain di lingkungan rumah pintar. Perangkat ini juga memiliki kemampuan untuk memori internal, sehingga dapat menyimpan data secara lokal.

Pimoroni menekankan bahwa seri Badgeware dirancang untuk mudah digunakan dan disesuaikan. Perangkat-perangkat ini menggunakan Raspberry Pi Pico sebagai otak mereka, yang memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan perangkat dengan berbagai aplikasi dan proyek. Pimoroni menyediakan berbagai pustaka dan alat pengembangan untuk membantu pengguna memulai. Selain itu, Pimoroni telah menciptakan komunitas online yang kuat yang menyediakan dukungan dan sumber daya untuk pengguna Badgeware.

Dengan peluncuran seri Badgeware, Pimoroni memperluas jangkauan produknya dan memperkuat posisinya sebagai pemimpin dalam pengembangan perangkat keras dan perangkat lunak untuk Raspberry Pi. Seri ini menawarkan solusi wearable yang inovatif dan fleksibel yang dapat digunakan untuk berbagai aplikasi, dan menjanjikan untuk mengubah cara kita berinteraksi dengan informasi di dunia nyata.

Sumber: https://shop.pimoroni.com/products/badger-2350?variant=55801169707387

Recent Posts

  • How to Recover Lost Windows Passwords with a Decryptor Tool
  • How to Fix Python Not Working in VS Code Terminal: A Troubleshooting Guide
  • Game File Verification Stuck at 0% or 99%: What is it and How to Fix the Progress Bar?
  • Why Does PowerPoint Underline Hyperlinks? Here is How to Remove Them
  • AI Bug Hunting with Semgrep
  • What is the Excel Power Query 0xc000026f Error?
  • How to Build Your Own Homelab AI Supercomputer 2026
  • How to Enable SSH in Oracle VirtualBox for Beginners
  • How to Intercept Secret IoT Camera Traffic
  • Build Ultra-Fast and Tiny Desktop Apps with Electrobun: A Beginner’s Guide
  • The Ultimate 2026 Coding Roadmap: How to Master Software Engineering with AI Agents
  • How to Master Cloud Infrastructure with Ansible and Terraform
  • How to Fix VirtualBox Stuck on Saving State: A Complete Guide
  • How to Run Windows Apps on Linux: A Complete Guide to WinBoat, WINE, and Beyond
  • Build Your Own AI Development Team: Deploying OpenClaw and Claude Code on a VPS!
  • How to Measure Real Success in the Age of AI: A Guide to Software Metrics That Actually Matter
  • Kubernetes Traffic Tutorial: How to Create Pod-Level Firewalls (Network Policies)
  • This Is Discord Malware: Soylamos; How to Detect & Prevent it
  • How Stripe Ships 1,300 AI-Written Pull Requests Every Week with ‘Minions’
  • How to Disable Drag Tray in Windows 11: Simple Steps for Beginners
  • About Critical Microsoft 365 Copilot Security Bug: Risks and Data Protection Steps
  • Is the $600 MacBook Neo Actually Any Good? A Detailed Deep-Dive for Student!
  • Build Your Own Mini Data Center: A Guide to Creating a Kubernetes Homelab
  • How Enterprise Stop Breaches with Automated Attack Surface Management
  • The Roadmap to Becoming a Professional Python Developer in the AI Era
  • Studi Kasus Sukses Instagram Maria Wendt Dapat 12 Juta View Instagram Per Bulan
  • ZenBook S16, Vivobook Pro 15 OLED, ProArt PX13, dan ROG Zephyrus G14, Laptop Bagus dengan Layar OLED!
  • Caranya Ngebangun Website Directory dengan Traffic Tinggi dalam Seminggu!
  • Cara Mengembangkan Channel YouTube Shorts Tanpa Wajah
  • Inilah Cara Menghitung Diskon Baju Lebaran Biar Nggak Bingung Saat Belanja di Mall!
  • How to Do Professional AI Prompting in Nano Banana 2
  • How to Create Agent & Automation in Minutes with Sim AI
  • Claude Code Tips: Don’t Overuse SKILL.md!
  • How to Planning Cinematic AI Film Production: A Step-by-Step Tutorial Using LitMedia Tools
  • 6 Innovative AI Tools for 2026: From Voice Cloning to Advanced Automation Systems
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
©2026 Tutorial emka | Design: Newspaperly WordPress Theme