Skip to content
Tutorial emka
Menu
  • Home
  • Debian Linux
  • Ubuntu Linux
  • Red Hat Linux
Menu

Apa Itu Auvidea X242? Pengertian Carrier Board Jetson T5000 dengan Dual 10Gbe

Posted on December 23, 2025

Auvidea X242 adalah sebuah carrier board atau papan sirkuit pembawa kelas industri yang dirancang khusus untuk menampung modul komputasi NVIDIA Jetson Thor T5000. Secara sederhana, ini adalah “rumah” infrastruktur canggih bagi otak AI super cepat tersebut, yang difokuskan untuk kebutuhan edge AI, robotika, sistem visi, dan aplikasi embedded ber-bandwidth tinggi di lingkungan industri.

Kalau kalian perhatikan lebih dalam, Auvidea X242 ini sepertinya memang didesain untuk kerja keras. Papan ini mendukung konektivitas jaringan yang nggak main-main, yaitu dual 10GbE. Jadi, buat urusan transfer data super cepat, kayaknya papan ini bakal sangat bisa diandalkan. Nggak cuma itu, dukungan ekspansinya juga luas banget lewat slot PCIe x16 dan penyimpanan NVMe yang kencang. Rasanya, Auvidea paham betul kalau kebutuhan industri sekarang menuntut kecepatan akses data yang sebegitu tingginya.

Untuk urusan visual, papan ini juga cukup monster. Dia bisa menangani sampai empat layar sekaligus melalui HDMI dan USB-C dengan mode DisplayPort Alt. Kuranglebihnya, ini sangat berguna buat sistem pemantauan yang kompleks. Ditambah lagi, ada konektor kamera 16-lane CSI-2 yang kompatibel sama modul sensor NVIDIA P3762. Jadi, buat kalian yang sedang mengembangkan robot dengan banyak “mata” atau kamera, fitur ini pastinya krusial banget.

Dari sisi ketahanan daya, Auvidea X242 ini punya rentang input daya yang lebar, mulai dari 24V sampai 48V DC. Ini penting karena di lingkungan pabrik, tegangan listrik itu kadang nggak stabil atau butuh standar tertentu. Fitur perlindungannya juga lengkap, ada proteksi reverse voltage, over-voltage, sampai hot-swap control. Jadi, begitunya aman kalau harus gonta-ganti komponen tanpa takut korsleting fatal.

Nah, soal spesifikasi teknis lainnya, kira-kiranya begini detail yang perlu kalian tahu:

  • Penyimpanan: Slot M.2 Key M 2280 (PCIe x2 Gen 5) buat NVMe SSD super kencang.
  • Jaringan: Dua port RJ45 10GbE pakai kontroler Realtek RTL8127, plus Wi-Fi 5 dan Bluetooth 5.0. Ada juga opsi buat pasang modem 4G/5G lewat slot M.2.
  • USB: Ada satu port USB 3.2 Gen 2 tipe A, dan empat port USB 3.2 Gen 2 tipe C. Banyak banget kan colokannya.
  • Ekspansi: Slot PCIe x16 yang mendukung sampai Gen5 x8 (revisi 3), yang transfer datanya bisa tembus 32 Gbit/s per lajur.
  • Fitur Industri: Ada CAN Bus, antarmuka debug UART, I2C header, dan konektor kipas PWM 12V.

Satu hal yang menarik, secara fisik papan ini kompatibel dengan seri carrier board X23x sebelumnya. Jadi, kalau kalian mau migrasi dari sistem Jetson AGX Xavier atau Orin ke Jetson Thor T5000, prosesnya bakal lebih gampang karena ukurannya sama. Sepertinya Auvidea ingin memudahkan pengguna lamanya buat upgrade tanpa harus merombak total desain mekanikalnya. Papan ini juga mendukung penggabungan beberapa sistem Jetson T5000 lewat PCIe atau 10GbE untuk performa yang lebih gila lagi.

Tapi, ada sedikit catatan soal software-nya. Meski mendukung JetPack 7.0 (Ubuntu 24.04), papan ini kayaknya nggak bakal langsung plug and play. Kalian butuh patch BSP khusus supaya fitur-fitur kayak 10GbE PHY dan switch PCIe-nya bisa negosiasi dengan benar. Saat ini, dukungan software resminya mungkin belum sepenuhnya matang, jadi butuh sedikit usaha ekstra buat ngulik.

Sebagai informasi tambahan, papan ini dibuat di Jerman dan harganya dibanderol sekitar €599 sampai €799 tergantung variannya (rev-2 atau rev-3). Memang harganya lumayan, tapi sebanding dengan fitur industri yang ditawarkan. Tentunya, ini bukan satu-satunya opsi di pasar karena ada pesaing kayak Connect Tech Gauntlet, tapi Auvidea punya reputasi solid di ranah ini.

Pada dasarnya, Auvidea X242 adalah solusi tangguh buat kalian yang butuh performa komputasi AI maksimal di lingkungan yang menantang. Dengan segala fitur konektivitas dan proteksi industrinya, rasanya wajar kalau papan ini jadi incaran para pengembang sistem high-end. Meskipun butuh sedikit penyesuaian di sisi perangkat lunak, potensi performanya sebegitu besarnya. Baik rekan-rekanita, itulah ulasan mengenai pengertian dan spesifikasi dari papan pembawa canggih ini, semoga bisa jadi referensi yang berguna buat proyek kalian selanjutnya.

Sumber: https://auvidea.eu/product/x242-carrier-board-for-nvidia-jetson-t5000/

Recent Posts

  • Mozilla Ends Firefox Support for Windows 7, 8, and 8.1: What You Need to Know
  • Cosmic Desktop 1.0.7 Enhances Workspace Management: What’s New?
  • KDE Plasma 6.6 Released: What’s New and How to Upgrade?
  • Nginx Proxy Manager 2.14 Removes ARMv7 Support: What Users Need to Know
  •  KDE Plasma 6.6: A Complete Guide to the Latest Linux Desktop Features
  • Ubuntu 26.04 Resolute: Features, Release Date, and Everything You Need to Know
  • How to Fix Steam File Validation Error: Easy Steps for Beginners
  • 5 Essential PC Maintenance Tips to Keep Your Computer Fast and Healthy
  • What is Logseq? Forget Standard Notes App, Use this to Boosts Real Productivity
  • LibreOffice 25.8.5 Released with 62 Bug Fixes: What’s New?
  • Oracle’s New Plan for MySQL Community Engagement Explained
  • PipeWire 1.6 Brings LDAC Support and 128-Channel Audio: What’s New?
  • How to Fix Roblox Error: Create Support Files to Solve the Problem
  • Why Segmenting Your Home Network with VLANs Is the Upgrade You Didn’t Know You Needed
  • Proxmox 2026 Has The Best Backup and Recovery Feature
  • How to Calibrate Temperature and Humidity Sensors for Maximum Accuracy
  • Top Open-Source Alternatives to Adobe Creative Cloud for Design and Editing in 2026
  • TinyMediaManager: A Plugin to Organize and Manage Jellyfin Media Library
  • How to Fix Disappearing Chart Labels in Excel: A Step-by-Step Guide
  • How to Fix the Subscript Out of Range Error in Microsoft Excel
  • What’s New in Podman 5.8: Quadlet & SQLite Migration Explained
  • Microsoft Fixes Old Windows 10 Bug Affecting Parental Controls
  • OpenVPN 2.7 Released with Multi-Socket Support Explained
  • IPFire Launches Community-Driven DBL for Enhanced Domain Blocking
  •  Windows 11 26H1 Update: Microsoft Announces Tailored Core Versions and Phased Rollout
  • Beda BRIVA dan Rekening? Ini Penjelasannya!
  • Pahami Perbedaan Kode SIEX, SIPX, dan SISX dengan Mudah!
  • Arti SPT Sebelumnya Tidak Ada dari BPS yang Perlu Kalian Pahami
  • Kode Error 205 di BCA Mobile: Penyebab dan Solusi Lengkap
  • Solusi Cepat Saat Voucher Axis Tidak Bisa Diproses
  • Prompt AI Menyusun Script Pola Suara Karakter agar Brand Jadi Ikonik
  • Prompt AI untuk Merancang Karakter Brand yang Ikonik
  • Prompt AI Audit Konten Sesuai Karakter Brand
  • Prompt AI Merubah Postingan LinkedIn Jadi Ladang Diskusi dengan ChatGPT
  • Prompt AI: Paksa Algoritma LinkedIn Promosikan Konten Kalian
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
©2026 Tutorial emka | Design: Newspaperly WordPress Theme