Skip to content
Tutorial emka
Menu
  • Home
  • Debian Linux
  • Ubuntu Linux
  • Red Hat Linux
Menu

10 Hal yang Harus Kamu Lakukan Setelah Beli Macbook

Posted on January 9, 2024

Entah kamu udah jadi pengguna Windows atau Chromebook dan akhirnya beralih ke Mac, atau malah beli Mac sebagai komputer pertama, tips-tips ini bakal bantu kamu maksimalkan pengalaman menggunakan mesin baru kamu. Ekosistem Apple dan Windows memang beda banget, jadi kalian wajib tahu 10 Hal yang Harus Kamu Lakukan Setelah Beli Macbook berikut.

1. Buat Apple IDmu

Kalau ini kali pertama kamu pake perangkat Apple, kamu perlu bikin Apple ID. Ini kayak kunci buat masuk ke ekosistem Apple—bisa buat masuk iCloud, beli di App Store, dan sebagainya. Buat Apple ID, buka Apple menu > System Settings > Sign In.

2. Kenalan sama Menu Apple

Menu Apple di Mac ada logo apel dan ada di pojok kiri atas layar rumahmu. Klik ikon menu Apple buat akses Mac App Store, dokumen, dan aplikasi yang baru kamu buka. Di sini juga bisa restart, matiin Mac, atau masukin ke mode tidur.

3. Cek Update Sistem Operasi

Kalau baru setup komputer, mungkin macOS kamu belum update. Kadang-kadang, Apple rilis pembaruan, termasuk pembaruan aplikasi dan patch keamanan. Cek pembaruan lewat Apple menu > System Settings > General > Software Update.

4. Coba Aplikasi Bawaan

Meski nggak wajib install aplikasi baru di hari pertama, coba kenalan sama aplikasi bawaan. Ada dari alat produktivitas sampe hiburan, dirancang buat bantu kamu maksimalkan pengalaman Mac.

5. Download Aplikasi dari Mac App Store

Setelah eksplorasi aplikasi bawaan, mungkin kamu perlu aplikasi tambahan. Mac App Store tempatnya. Di sini kamu bisa cari aplikasi, gratis atau berbayar.

6. Hubungkan Printer

Hubungin printer ke komputer gampang banget. Kalau punya printer di rumah, tinggal sambungin ke Mac pakai port USB-C. Kalau printer nirkabel, pastiin konek ke Wi-Fi yang sama dengan Macmu. Terus, buka Apple menu > System Settings > Printers & Scanners buat nambahin printer.

Beda dengan platform Windows, hampir sebagian besar printer dan scanner itu sudah ada drivernya di Macbook. Kamu tinggal colokin dan Add.

7. Kustom Desktopmu

Kalau nggak mau Macmu keliatan sama kayak yang lain, kustomisasi aja. Banyak banget yang bisa kamu ubah, mulai dari wallpaper, tema, sampe dock. Buka Apple menu > System settings buat mulai kustomisasi.

8. Beli Pelindung/Casing

MacBooks kuat sih, tapi kalau jatoh atau kena benturan, bisa rusak juga. Biar aman, beli pelindung deh. Ada case keras atau sleeve buat hindarin goresan dan benturan. Pilih yang sesuai sama selera dan gayamu.

Biaya buat ganti layar Macbook yang peyok atau pecah itu mahal banget. Maka lebih baik kita jaga-jaga dengan membeli casing yang bagus.

9. Bikin Backup Sistem

Backup sistem itu penting, bisa bantu pulihin data kalau Macmu tiba-tiba bermasalah. Pake Time Machine dengan koneksi external storage. Buka Apple menu > System Settings > General > Time Machine, terus tambahin backup disk sesuai storage device yang terhubung.

Time machine ini ibarat harddisk 1 banding 1 dari apa yang kita punya. Kalau mau pindah ke macbook baru atau Mac Pro, tinggal colokin harddisk time machine, dan OS yang ada disana akan persis dengan yang kita miliki terakhir.

10. Kenalan sama Shortcuts Keyboard

Buat hemat waktu, kenalan sama shortcut keyboard di Mac. Tiap aplikasi punya shortcut masing-masing. Buka Apple menu > System Settings > Keyboard > Keyboard Shortcuts buat liat daftarnya.

Dengan ini, kamu udah siap buat mulai pakai Mac baru kamu. Seiring waktu, kamu bakal nemuin lebih banyak kemampuan dan alat yang bisa sesuaiin Macmu sama kebutuhan kamu.

Recent Posts

  • Is the $600 MacBook Neo Actually Any Good? A Detailed Deep-Dive for Student!
  • Build Your Own Mini Data Center: A Guide to Creating a Kubernetes Homelab
  • How Enterprise Stop Breaches with Automated Attack Surface Management
  • The Roadmap to Becoming a Professional Python Developer in the AI Era
  • Why Your High Linux Uptime is Actually a Security Risk: A Lesson for Future Sysadmins
  • Portainer at ProveIt Con 2026
  • How to Reset a Virtual Machine in VirtualBox: A Step-by-Step Guide
  • Notepad Security Risks: How Feature Creep Turned a Simple Tool Into a Potential Backdoor
  • How to Generate Battery Report in Windows 11: A Simple Guide
  • How to Setting Up a Pro-Level Security System with Reolink and Frigate NVR
  • How to Install DaVinci Resolve on Nobara Linux and Fix Video Compatibility Issues Like a Pro
  • How to Master GitHub’s New Power Tools: Copilot CLI, Dashboards, and More!
  • How to Create and Configure DNS Server on RHEL 10
  • How a Security Professional Bypassed a High-Security Building Using Just a Smartphone and a QR Code
  • A Step-by-Step Guide to Upgrading Uptime Kuma to Version 2.0
  •  How to Disable Bing Search in the Windows 11 Start Menu for Better Privacy
  • How to Transitioning from Engineer to Product Manager
  • How to Managing GitHub Pull Requests Directly from Your Terminal with Github-CLI
  • How to Building a Privacy-First Self-Hosted App Stack, 2026!
  • How to Remove Underlines from Links in Outlook
  •  How to Fix Microsoft 365 Deployment Tool Not Working: A Complete Troubleshooting Guide
  •  How to Fix Windows 11 ISO Download Blocked and Error Messages
  • How to Make Your Website Vibrate with Web Haptics
  • Measuring LLM Bullshit Benchmark
  • A Step-by-Step Guide to ZITADEL Identity Infrastructure
  • Cara Download Aplikasi BUSSID Versi 3.7.1 Masih Dicari dan Link Download Aman Mediafire
  • Inilah Cara Lengkap Mengajukan SKMT dan SKBK di EMIS GTK 2026, Biar Tunjangan Cair Tanpa Drama!
  • Inilah Kenapa Bukti Setor Zakat Kalian Harus Ada NPWP-nya, Jangan Sampai Klaim Pajak Ditolak!
  • Inilah Cara Jadi Clipper Video Sukses Tanpa Perlu Tampil di Depan Kamera
  • Inilah Cara Upload NPWP dan Rekening di EMIS GTK Madrasah Terbaru, Jangan Sampai Tunjangan Terhambat!
  • AI SEO Tutorial With OpenClaw, Make Your Website Traffic from 0 to 780 Clicks Daily
  • How to Use SoulX FlashHead To Create The Best Talking Avatar for Free on Google Colab!
  • New Claude AI Memory: How to Seamlessly Sync ChatGPT to Anthropic in Minutes
  • Securing LLM with Agentverse (Secure and Scalable Inference)
  • ModernBERT: Why the Encoder-Only Model is Making a Massive Comeback in AI History
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
©2026 Tutorial emka | Design: Newspaperly WordPress Theme