Skip to content
Tutorial emka
Menu
  • Home
  • Debian Linux
  • Ubuntu Linux
  • Red Hat Linux
Menu
kmspico

Clipper Malware? Ini Pengertian dan Bahaya yang Mengintai Kalian

Posted on January 16, 2026

Clipper malware adalah jenis perangkat lunak berbahaya yang secara khusus dirancang untuk memanipulasi data di papan klip atau clipboard sistem operasi kalian. Secara umum, program ini akan memantau aktivitas penyalinan teks, terutama yang formatnya mirip dengan alamat dompet mata uang kripto, lalu menggantinya dengan alamat milik peretas secara otomatis.

Kasus terbaru yang cukup bikin heboh melibatkan seorang warga negara Lituania yang baru saja ditangkap karena diduga menyebarkan malware jenis ini ke lebih dari 2,8 juta sistem di seluruh dunia. Pelaku yang masih berumur 29 tahun ini diringkus setelah diekstradisi dari Georgia ke Korea Selatan lewat koordinasi Interpol. Modusnya tergolong klasik tapi ternyata masih sebegitu manjurnya: dia menyisipkan clipper malware ke dalam alat aktivasi Windows dan Office ilegal yang sangat populer, yaitu KMSAuto.

Secara teknis, ketika seseorang mengunduh dan menjalankan KMSAuto palsu tersebut, sistem mereka nggak cuma teraktivasi secara ilegal, tapi juga terinfeksi sebuah file eksekusi berbahaya. Program jahat ini bakal diam saja di latar belakang sambil terus memantau apa pun yang kalian salin ke clipboard. Begitu sistem mendeteksi ada deretan karakter yang polanya mirip alamat dompet kripto, si malware ini langsung beraksi mengganti alamat tersebut dengan alamat dompet yang dikendalikan oleh si peretas. Jadi, pas kalian mau transfer aset kripto dan melakukan paste, kalian nggak sadar kalau alamat tujuannya sudah berubah. Rasanya kayak kena tipu mentah-mentah karena uangnya bakal terkirim ke orang yang salah.

Berdasarkan data dari Badan Kepolisian Nasional Korea, aksi ini sudah berjalan cukup lama, kira-kira dari April 2020 sampai Januari 2023. Dari jutaan salinan KMSAuto yang disebar, peretas ini berhasil menggasak aset virtual senilai kurang lebih 1,7 miliar KRW atau sekitar 1,2 juta USD. Total ada sekitar 3.100 alamat aset virtual yang jadi korban dalam ribuan transaksi. Investigasinya sendiri sudah dimulai sejak tahun 2020 setelah adanya laporan terkait cryptojacking, di mana sistem korban dipaksa bekerja buat menambang atau mengirimkan aset secara nggak sah.

Nggak cuma KMSAuto aja yang perlu diwaspadai. Belakangan ini, para penjahat siber juga mulai melirik alat lain kayak Microsoft Activation Scripts (MAS). Mereka nyamar jadi penyedia skrip aktivasi buat menyebarkan skrip PowerShell yang ujung-ujungnya naruh malware bernama Cosmali Loader. Sepertinya tren ini nggak bakal berhenti selama masih banyak orang yang nyari jalan pintas buat pakai software berbayar secara gratisan. Peretas emang sengaja nargetin orang-orang yang pakai alat aktivasi ilegal karena mereka tahu pengguna kayak begini biasanya bakal abai sama peringatan keamanan dari sistem operasi.

Kejadian ini sebenernya memberikan kita sebuah pelajaran berharga kalau nggak ada yang bener-bener gratis di internet. Penggunaan perangkat lunak bajakan atau aktivator ilegal itu risiko keamanannya gede banget, dan dampak kerugiannya bisa jauh lebih mahal daripada harga lisensi resminya itu sendiri. Sebaiknya kalian mulai membiasakan diri untuk menghindari penggunaan aktivator produk yang nggak resmi dan selalu waspada sama file eksekusi yang nggak punya tanda tangan digital valid. Selalu lakukan pengecekan ulang secara manual pada alamat dompet kripto sebelum kalian menekan tombol kirim, karena kesalahan sekecil apa pun di dunia digital bisa berakibat fatal. Kira-kiranya begitulah cara paling aman buat menjaga aset digital kalian tetap aman dari jangkauan orang-orang nggak bertanggung jawab. Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini sampai selesai, rekan-rekanita.

Recent Posts

  • Apa itu Zoom Stealer? Ini Definisi dan Bahaya Tersembunyi di Balik Ekstensi Browser Kalian
  • Apa itu Skandal BlackCat Ransomware?
  • Grain DataLoader Python Library Explained for Beginners
  • Controlling Ansible with AI: The New MCP Server Explained for Beginners
  • Is Your Headset Safe? The Scary Truth Bluetooth Vulnerability WhisperPair
  • Dockhand Explained, Manage Docker Containers for Beginners
  • Claude Co-Work Explained: How AI Can Control Your Computer to Finish Tasks
  • Apa itu ToneShell? Backdoor atau Malware Biasa?
  • Apa itu Parrot OS 7? Ini Review dan Update Terbesarnya
  • NVIDIA Rubin Explained: The 6-Chip Supercomputer That Changes Everything
  • What is OpenEverest? The Future of Database Management on Kubernetes
  • T3g: Code is Cheap Now, Software Isn’t
  • Is the New $130 Raspberry Pi AI Hat+ 2 Worth Your Allowance? A Detailed Review
  • Create AI Voices on Your CPU: Pocket TTS Explained for Beginners
  • Building Your First Server: Windows Server Setup and Active Directory
  • OpenNebula VM High Availability Explained
  • Koffan: Self-Hosted App for Shopping List
  • CSIRT Tips for Incident Response Planning
  • Build Your Own Offline-Ready Cloud Storage with Phylum and TrueNAS
  • How to Run Hugging Face Checkpoints on JAX or PyTorch with Keras Hub
  • RTX 5060 vs. Used 4060 Ti: Is the New Budget King Worth the Extra $50?
  • Building a Windows Home Lab in 2026? Follow this Step
  • Clipper Malware? Ini Pengertian dan Bahaya yang Mengintai Kalian
  • Kronologi Serangan Gentlemen Ransomware di Oltenia Energy
  • What is DeepSeek’s Engram?
  • Apa itu WhatsApp Aero? Aman atau Tidak + Cara Downloadnya
  • Inilah Kenapa Paket JNE Muncul Status Nobody At Home dan Cara Mengatasinya Biar Nggak Panik!
  • Gagal Aktivasi BSI Mobile? Inilah Arti Pesan Error 53 Saving Account Not Registered dan Solusinya
  • Cara Cuan dari Hobi Baca Novel/Komik Online
  • Hp Vivo Kalian Muncul Notif Data Spasial Sistem Rusak? Begini Trik Mengatasinya Sampai Tuntas!
  • Perbedaan GPU vs TPU, Mana yang Terbaik
  • Tutorial Langfuse: Pantau & Optimasi Aplikasi LLM
  • Begini Teknik KV Caching dan Hemat Memori GPU saat Menjalankan LLM
  • Apa itu State Space Models (SSM) dalam AI?
  • Begini Cara Mencegah Output Agen AI Melenceng Menggunakan Task Guardrails di CrewAI
  • Apa itu Zoom Stealer? Ini Definisi dan Bahaya Tersembunyi di Balik Ekstensi Browser Kalian
  • Apa itu Skandal BlackCat Ransomware?
  • Apa itu ToneShell? Backdoor atau Malware Biasa?
  • Apa itu Parrot OS 7? Ini Review dan Update Terbesarnya
  • Clipper Malware? Ini Pengertian dan Bahaya yang Mengintai Kalian
©2026 Tutorial emka | Design: Newspaperly WordPress Theme