Skip to content
Tutorial emka
Menu
  • Home
  • Debian Linux
  • Ubuntu Linux
  • Red Hat Linux
Menu
Metacomputing

Metacomputing Rilis PC ARM 45 Tops Berdaya CIX CP8180 yang Siap Pakai

Posted on December 4, 2025

Metacomputing, perusahaan yang berspesialisasi dalam sistem komputasi performa tinggi (HPC) dan komputasi berkinerja tinggi (HPC), baru-baru ini meluncurkan PC berbasis ARM yang mampu mencapai kecepatan 45 Tops, yang dikenal sebagai CP8180. Perangkat ini dirancang khusus untuk aplikasi komputasi intensif yang membutuhkan daya komputasi tinggi dan efisiensi energi.

PC ini ditenagai oleh prosesor Arm Cortex-A78 yang dibuat oleh CIX Systems, sebuah perusahaan yang berfokus pada teknologi Arm untuk HPC. CIX CP8180 didukung oleh prosesor Intel UHD Graphics 630 yang memberikan kemampuan grafis yang diperlukan untuk banyak beban kerja. Sistem ini dilengkapi dengan 16GB atau 32GB RAM DDR4 dan penyimpanan SSD NVMe 1TB, memastikan kinerja yang cepat dan responsif.

Yang paling penting, PC ini sepenuhnya siap Linux, yang berarti dapat dijalankan dengan berbagai distribusi Linux, termasuk Ubuntu, Debian, dan Rocky Linux. Ini menjadikan CP8180 pilihan ideal bagi para peneliti, ilmuwan, dan profesional yang membutuhkan platform komputasi yang fleksibel dan dapat disesuaikan.

Metacomputing menekankan bahwa CP8180 dirancang untuk memberikan kinerja yang luar biasa sambil tetap hemat energi. Hal ini penting untuk aplikasi HPC, yang sering kali membutuhkan daya komputasi yang besar dan menghasilkan panas yang signifikan. Dengan menggunakan prosesor Arm, PC ini dapat beroperasi dengan suhu yang lebih rendah dan menggunakan lebih sedikit energi daripada sistem berbasis x86 tradisional.

Selain fitur-fitur utama tersebut, PC ini juga dilengkapi dengan berbagai port dan konektivitas, termasuk Ethernet 2.5GbE, USB 3.2 Gen1, dan dukungan untuk berbagai perangkat periferal. Ini memastikan bahwa PC ini dapat dengan mudah diintegrasikan ke dalam berbagai lingkungan kerja.

Metacomputing memposisikan CP8180 sebagai solusi yang terjangkau dan berkinerja tinggi untuk aplikasi HPC dan komputasi intensif. PC ini merupakan alternatif yang menarik bagi sistem berbasis x86 tradisional, terutama untuk mereka yang mencari solusi yang hemat energi dan fleksibel.

Selain itu, Metacomputing berencana untuk menawarkan berbagai layanan dan dukungan untuk CP8180, termasuk instalasi, konfigurasi, dan pemeliharaan. Ini membantu memastikan bahwa pelanggan dapat memanfaatkan sepenuhnya potensi PC ini dan mendapatkan kinerja yang optimal. PC ini menarik bagi mereka yang membutuhkan platform yang kuat untuk simulasi ilmiah, pemrosesan data, dan pembelajaran mesin. Kemampuan untuk menjalankan sistem operasi Linux secara langsung juga memberinya keunggulan dalam komunitas sumber terbuka dan pengembangan perangkat lunak.

CP8180 menandai langkah penting bagi Metacomputing dalam memperluas penawaran HPC-nya dan melayani berbagai kebutuhan pelanggan. Dengan kombinasi daya komputasi, efisiensi energi, dan kesiapan Linux, PC ini memiliki potensi untuk menjadi pemain utama di pasar HPC.

Recent Posts

  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
  • Apa Itu ErrTraffic? Mengenal Platform ClickFix yang Bikin Website Jadi ‘Error’ Palsu
  • What is Reflex Framework? A Full-stack Python Framework
  • CloudFlare Acquired AstroJS!
  • How to Completely Remove AI Features from Windows 11 Explained
  • How to AI Fine-Tuning with a New Red Hat’s New Modular Tools
  • When to Use ChatGPT, Gemini, and Claude for Beginners
  • The Complete Roadmap to Becoming a Data Engineer: From Beginner to Pro Explained
  • Is OpenAI’s New Open Responses API: A Game Changer for Open Models?
  • The Top 5 Tech Certifications You Need for 2026 Explained
  • X.509 Certificates Explained for Beginners
  • How to Create a Local User on Windows 11: Bypass the Online Account Requirement Easily
  • Ini Kronologi Hacking ESA (European Space Agency) 2025
  • Apa itu Zoom Stealer? Ini Definisi dan Bahaya Tersembunyi di Balik Ekstensi Browser Kalian
  • Apa itu Skandal BlackCat Ransomware?
  • Grain DataLoader Python Library Explained for Beginners
  • Controlling Ansible with AI: The New MCP Server Explained for Beginners
  • Is Your Headset Safe? The Scary Truth Bluetooth Vulnerability WhisperPair
  • Dockhand Explained, Manage Docker Containers for Beginners
  • Claude Co-Work Explained: How AI Can Control Your Computer to Finish Tasks
  • Apa itu ToneShell? Backdoor atau Malware Biasa?
  • Apa itu Parrot OS 7? Ini Review dan Update Terbesarnya
  • NVIDIA Rubin Explained: The 6-Chip Supercomputer That Changes Everything
  • What is OpenEverest? The Future of Database Management on Kubernetes
  • Ketemu Link Video Viral ‘Petualangan Ustadzah Rahma’? Hati-hati, Kamu Bisa Dihack
  • Ikon Mic Roblox Hilang? Gini Caranya Mengaktifkan Kembali Voice Chat Biar Bisa Mabar Lagi!
  • Ini Cara Hapus Rombel Ganda di EMIS 4.0 yang Nggak Muncul Tombol Hapus
  • Inilah Kenapa Data Info GTK Kalian Nggak Berubah Padahal Dapodik Udah Sinkron
  • Belum Tahu CoreTax? Ini Trik Supaya Affiliator Lancar Lapor SPT Tahunan 2025 Tanpa Ribet
  • Tutorial Python Deepseek Math v2
  • Cara Menggunakan SAM3D untuk Segmentasi dan Pembuatan Model 3D dari Teks
  • Cara Membuat AI Agent Super Cerdas dengan DeepAgents dan LangGraph
  • Perbedaan GPU vs TPU, Mana yang Terbaik
  • Tutorial Langfuse: Pantau & Optimasi Aplikasi LLM
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
  • Apa Itu ErrTraffic? Mengenal Platform ClickFix yang Bikin Website Jadi ‘Error’ Palsu
  • Ini Kronologi Hacking ESA (European Space Agency) 2025
  • Apa itu Zoom Stealer? Ini Definisi dan Bahaya Tersembunyi di Balik Ekstensi Browser Kalian
©2026 Tutorial emka | Design: Newspaperly WordPress Theme