Skip to content
Tutorial emka
Menu
  • Home
  • Debian Linux
  • Ubuntu Linux
  • Red Hat Linux
Menu
VLC Media Player

VLC 3.0.22 Dirilis dengan Peningkatan Frame Rate untuk GPU AMD, Dukungan Dav1d, dan Opsi Semua Lapisan

Posted on December 3, 2025

VLC Media Player baru saja merilis versi 3.0.22, membawa sejumlah peningkatan dan fitur baru yang menarik bagi pengguna setia. Pembaruan ini khususnya menyoroti optimasi yang signifikan untuk pengguna yang memiliki GPU AMD, serta integrasi teknologi Dav1d dan opsi ‘Semua Lapisan’ yang sebelumnya tidak tersedia.

Nah, berikut adalah rincian lengkapnya kita ulas.

Peningkatan Frame Rate untuk GPU AMD

Salah satu fitur paling menarik dalam versi 3.0.22 adalah kemampuan untuk menggandakan frame rate pada GPU AMD. Sebelumnya, VLC secara otomatis membatasi frame rate pada 30 fps untuk GPU AMD, yang dapat menyebabkan tampilan yang sedikit patah-patah pada konten video resolusi tinggi. Dengan pembaruan ini, pengguna AMD dapat secara otomatis meningkatkan frame rate menjadi 60 fps, menghasilkan tampilan video yang lebih mulus dan responsif. Ini sangat bermanfaat untuk menonton film, acara streaming, dan game yang membutuhkan frame rate tinggi.

Dukungan Dav1d untuk Semua Lapisan

VLC telah mengintegrasikan dukungan untuk codec video Dav1d, yang merupakan codec open-source yang dirancang untuk decoding dan encoding video dengan efisien. Dav1d mendukung ‘Semua Lapisan’ (All Layers) decoding, yang berarti bahwa VLC dapat secara efektif memproses konten video yang menggunakan teknik encoding multi-layer. Ini menghasilkan peningkatan kualitas video, pengurangan ukuran file, dan penggunaan sumber daya yang lebih efisien. Dukungan ini terutama bermanfaat untuk konten 4K dan HDR.

Peningkatan Lainnya:

  • Peningkatan Kinerja: Pembaruan ini juga menyertakan peningkatan kinerja umum, yang menghasilkan waktu pemuatan yang lebih cepat dan penggunaan sumber daya yang lebih efisien.
  • Perbaikan Bug: Beberapa bug telah diperbaiki, yang meningkatkan stabilitas dan keandalan VLC.
  • Peningkatan Kompatibilitas: Pembaruan ini juga meningkatkan kompatibilitas dengan berbagai perangkat dan platform.
  • Peningkatan Antarmuka Pengguna: Beberapa perbaikan dan peningkatan kecil telah dilakukan pada antarmuka pengguna untuk meningkatkan pengalaman pengguna.

Secara keseluruhan, VLC 3.0.22 merupakan pembaruan yang signifikan yang membawa sejumlah peningkatan yang sangat bermanfaat bagi pengguna. Peningkatan frame rate untuk GPU AMD, dukungan Dav1d, dan opsi ‘Semua Lapisan’ menjadikan VLC pilihan yang lebih baik daripada sebelumnya untuk memutar berbagai jenis konten video. Sangat disarankan bagi pengguna VLC untuk segera memperbarui ke versi 3.0.22 untuk menikmati semua fitur dan peningkatan baru ini. Pembaruan ini juga mencakup beberapa perbaikan bug dan peningkatan kompatibilitas, yang semakin meningkatkan stabilitas dan kinerja VLC.

Untuk mengunduh VLC 3.0.22, kunjungi situs web resmi VLC Media Player: https://www.videolan.org/

Recent Posts

  • How to Fix Python Not Working in VS Code Terminal: A Troubleshooting Guide
  • Game File Verification Stuck at 0% or 99%: What is it and How to Fix the Progress Bar?
  • Why Does PowerPoint Underline Hyperlinks? Here is How to Remove Them
  • AI Bug Hunting with Semgrep
  • What is the Excel Power Query 0xc000026f Error?
  • How to Build Your Own Homelab AI Supercomputer 2026
  • How to Enable SSH in Oracle VirtualBox for Beginners
  • How to Intercept Secret IoT Camera Traffic
  • Build Ultra-Fast and Tiny Desktop Apps with Electrobun: A Beginner’s Guide
  • The Ultimate 2026 Coding Roadmap: How to Master Software Engineering with AI Agents
  • How to Master Cloud Infrastructure with Ansible and Terraform
  • How to Fix VirtualBox Stuck on Saving State: A Complete Guide
  • How to Run Windows Apps on Linux: A Complete Guide to WinBoat, WINE, and Beyond
  • Build Your Own AI Development Team: Deploying OpenClaw and Claude Code on a VPS!
  • How to Measure Real Success in the Age of AI: A Guide to Software Metrics That Actually Matter
  • Kubernetes Traffic Tutorial: How to Create Pod-Level Firewalls (Network Policies)
  • This Is Discord Malware: Soylamos; How to Detect & Prevent it
  • How Stripe Ships 1,300 AI-Written Pull Requests Every Week with ‘Minions’
  • How to Disable Drag Tray in Windows 11: Simple Steps for Beginners
  • About Critical Microsoft 365 Copilot Security Bug: Risks and Data Protection Steps
  • Is the $600 MacBook Neo Actually Any Good? A Detailed Deep-Dive for Student!
  • Build Your Own Mini Data Center: A Guide to Creating a Kubernetes Homelab
  • How Enterprise Stop Breaches with Automated Attack Surface Management
  • The Roadmap to Becoming a Professional Python Developer in the AI Era
  • Why Your High Linux Uptime is Actually a Security Risk: A Lesson for Future Sysadmins
  • Cara Mengembangkan Channel YouTube Shorts Tanpa Wajah
  • Inilah Cara Menghitung Diskon Baju Lebaran Biar Nggak Bingung Saat Belanja di Mall!
  • Cara Jitu Ngebangun Bisnis SaaS di Era AI Pakai Strategi Agentic Workflow
  • Inilah Rincian Gaji Polri Lulusan Baru 2026, Cek Perbedaan Jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama Sebelum Daftar!
  • Inilah 5 Channel YouTube Membosankan yang Diam-diam Menghasilkan Banyak Uang
  • 6 Innovative AI Tools for 2026: From Voice Cloning to Advanced Automation Systems
  • How to Run Hunter Alpha: The Free 1 Trillion Parameter AI Agent on OpenClaw
  • Build Your Own Self-Improving AI: A Guide to Andrej Karpathy’s Autoresearch and Claude Code
  • Build DIY AI Assistant with Copilot SDK
  • How to Automate Your Daily Routine Using OpenClaw + Claude Code Desktop’s New Scheduled Tasks and Loop Features
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
©2026 Tutorial emka | Design: Newspaperly WordPress Theme