Skip to content
Tutorial emka
Menu
  • Home
  • Debian Linux
  • Ubuntu Linux
  • Red Hat Linux
Menu
Ubuntu Pro

Ubuntu Pro Kini Gratis untuk Pengguna WSL

Posted on December 4, 2025

Ubuntu Pro, yang sebelumnya hanya tersedia untuk bisnis dan organisasi, kini menawarkan opsi gratis untuk penggunaan pribadi di Windows Subsystem for Linux (WSL). Pengumuman ini, yang dibuat oleh tim Ubuntu, membuka akses ke fitur-fitur premium Ubuntu Pro kepada pengguna individu yang ingin menikmati pengalaman Linux yang lebih stabil dan aman di lingkungan Windows.

Sebelumnya, Ubuntu Pro berfokus pada dukungan enterprise, termasuk dukungan teknis prioritas, pembaruan keamanan yang lebih cepat, dan akses ke repositori perangkat lunak yang dipercepat. Namun, dengan pengumuman ini, Ubuntu ingin menjangkau lebih banyak pengguna dan mendorong adopsi Ubuntu di kalangan individu yang tertarik dengan sistem operasi berbasis Linux. Pengguna WSL dapat memanfaatkan fitur-fitur ini tanpa biaya, yang merupakan perubahan signifikan dibandingkan dengan model harga sebelumnya yang ditujukan untuk bisnis.

Fitur-fitur yang tersedia melalui Ubuntu Pro untuk penggunaan pribadi meliputi dukungan prioritas melalui forum komunitas, akses ke repositori Ubuntu Pro yang dipercepat, dan pembaruan keamanan yang dikirimkan secara berkala. Meskipun dukungan teknis langsung tidak tersedia seperti pada langganan bisnis, pengguna tetap mendapatkan manfaat dari komunitas Ubuntu yang besar dan aktif yang dapat memberikan bantuan dan solusi. Selain itu, akses ke repositori yang dipercepat memastikan akses ke versi perangkat lunak terbaru sebelum dirilis untuk publik.

Pengembang dan pengguna Linux yang sudah menggunakan WSL kemungkinan besar akan sangat senang dengan pengumuman ini. WSL telah menjadi cara populer untuk menjalankan Linux di Windows, dan Ubuntu adalah salah satu distribusi Linux yang paling populer. Dengan Ubuntu Pro gratis untuk penggunaan pribadi, pengguna WSL dapat menikmati semua manfaat Ubuntu Pro tanpa biaya tambahan. Ini membuka peluang besar bagi individu yang ingin bereksperimen dengan perangkat lunak Linux, mengembangkan aplikasi, atau sekadar menikmati pengalaman Linux di lingkungan Windows.

Ubuntu menekankan bahwa ketentuan penggunaan pribadi ini tidak dimaksudkan untuk penggunaan komersial atau untuk menyediakan layanan kepada pihak ketiga. Penggunaan Ubuntu Pro untuk tujuan komersial akan tetap memerlukan langganan berbayar. Pengguna pribadi diharapkan untuk mematuhi persyaratan layanan Ubuntu Pro dan berkontribusi secara positif ke komunitas Ubuntu. Perubahan ini merupakan langkah penting dalam menjadikan Ubuntu lebih mudah diakses oleh semua orang, dan kemungkinan akan mempercepat adopsi Ubuntu di kalangan pengguna Windows.

Tim Ubuntu juga mendorong pengguna untuk memberikan umpan balik tentang pengalaman mereka dengan Ubuntu Pro untuk penggunaan pribadi. Umpan balik ini akan digunakan untuk meningkatkan produk dan layanan Ubuntu Pro di masa mendatang. Pengguna dapat memberikan umpan balik melalui forum Ubuntu, saluran dukungan, atau melalui formulir umpan balik online. Dengan dukungan komunitas yang kuat, Ubuntu Pro untuk penggunaan pribadi siap untuk menjadi sumber daya yang berharga bagi pengguna Linux di Windows.

Recent Posts

  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
  • Apa Itu ErrTraffic? Mengenal Platform ClickFix yang Bikin Website Jadi ‘Error’ Palsu
  • What is Reflex Framework? A Full-stack Python Framework
  • CloudFlare Acquired AstroJS!
  • How to Completely Remove AI Features from Windows 11 Explained
  • How to AI Fine-Tuning with a New Red Hat’s New Modular Tools
  • When to Use ChatGPT, Gemini, and Claude for Beginners
  • The Complete Roadmap to Becoming a Data Engineer: From Beginner to Pro Explained
  • Is OpenAI’s New Open Responses API: A Game Changer for Open Models?
  • The Top 5 Tech Certifications You Need for 2026 Explained
  • X.509 Certificates Explained for Beginners
  • How to Create a Local User on Windows 11: Bypass the Online Account Requirement Easily
  • Ini Kronologi Hacking ESA (European Space Agency) 2025
  • Apa itu Zoom Stealer? Ini Definisi dan Bahaya Tersembunyi di Balik Ekstensi Browser Kalian
  • Apa itu Skandal BlackCat Ransomware?
  • Grain DataLoader Python Library Explained for Beginners
  • Controlling Ansible with AI: The New MCP Server Explained for Beginners
  • Is Your Headset Safe? The Scary Truth Bluetooth Vulnerability WhisperPair
  • Dockhand Explained, Manage Docker Containers for Beginners
  • Claude Co-Work Explained: How AI Can Control Your Computer to Finish Tasks
  • Apa itu ToneShell? Backdoor atau Malware Biasa?
  • Apa itu Parrot OS 7? Ini Review dan Update Terbesarnya
  • NVIDIA Rubin Explained: The 6-Chip Supercomputer That Changes Everything
  • What is OpenEverest? The Future of Database Management on Kubernetes
  • Ketemu Link Video Viral ‘Petualangan Ustadzah Rahma’? Hati-hati, Kamu Bisa Dihack
  • Ikon Mic Roblox Hilang? Gini Caranya Mengaktifkan Kembali Voice Chat Biar Bisa Mabar Lagi!
  • Ini Cara Hapus Rombel Ganda di EMIS 4.0 yang Nggak Muncul Tombol Hapus
  • Inilah Kenapa Data Info GTK Kalian Nggak Berubah Padahal Dapodik Udah Sinkron
  • Belum Tahu CoreTax? Ini Trik Supaya Affiliator Lancar Lapor SPT Tahunan 2025 Tanpa Ribet
  • Tutorial Python Deepseek Math v2
  • Cara Menggunakan SAM3D untuk Segmentasi dan Pembuatan Model 3D dari Teks
  • Cara Membuat AI Agent Super Cerdas dengan DeepAgents dan LangGraph
  • Perbedaan GPU vs TPU, Mana yang Terbaik
  • Tutorial Langfuse: Pantau & Optimasi Aplikasi LLM
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
  • Apa Itu ErrTraffic? Mengenal Platform ClickFix yang Bikin Website Jadi ‘Error’ Palsu
  • Ini Kronologi Hacking ESA (European Space Agency) 2025
  • Apa itu Zoom Stealer? Ini Definisi dan Bahaya Tersembunyi di Balik Ekstensi Browser Kalian
©2026 Tutorial emka | Design: Newspaperly WordPress Theme