Skip to content
Tutorial emka
Menu
  • Home
  • Debian Linux
  • Ubuntu Linux
  • Red Hat Linux
Menu
Pop!_OS

Sudah Siap Pindah? Pop!_OS 24.04 LTS Hadir dengan Performa Plasma yang Lebih Baik

Posted on December 12, 2025

Pernah nggak sih kalian merasa performa laptop mentok padahal hardware masih mumpuni? Kabar baik nih, Pop!_OS 24.04 LTS akhirnya resmi meluncur. Dibangun di atas fondasi solid Ubuntu 24.04, rilis ini bukan sekadar update kosmetik biasa, tapi membawa janji stabilitas jangka panjang yang rasanya sayang banget kalau dilewatkan begitu saja oleh para penggemar open source.

Inti dari pembaruan besar ini tentu saja adalah basisnya, yaitu Ubuntu 24.04. Kami melihat langkah ini sebagai strategi cerdas untuk memastikan pengguna mendapatkan akses ke fitur-fitur mutakhir yang sudah divalidasi. Ini berarti, segala peningkatan kinerja “di bawah kap mesin” yang ada di Ubuntu, otomatis bisa dinikmati di sini. Rasanya, pengalaman komputasi jadi lebih responsif. Tim mereka sepertinya paham betul bahwa pengguna nggak cuma butuh fitur baru, tapi juga fondasi yang nggak gampang goyah.

Karena ini adalah rilis LTS (Long Term Support), kalian bakal mendapatkan dukungan pembaruan keamanan selama lima tahun penuh. Ini poin yang krusial banget. Bagi kami yang bekerja di industri IT, ketenangan pikiran itu mahal harganya. Kalian nggak perlu khawatir harus melakukan perombakan sistem besar-besaran atau install ulang setiap enam bulan sekali. Begitunya sistem terpasang, kalian bisa fokus kerja tanpa gangguan teknis yang berarti selama periode tersebut.

Nah, yang cukup menarik perhatian kami—dan mungkin agak mengejutkan bagi sebagian orang—adalah fokus peningkatan pada Plasma Desktop Environment di rilis ini. Pop!_OS memberikan sentuhan signifikan pada sektor ini. Peningkatannya nggak main-main, mencakup performa yang lebih ngebut dan tampilan visual yang lebih matang. Kayaknya, mereka ingin memastikan bahwa interaksi pengguna dengan desktop terasa lebih fluid. Fitur-fitur baru disematkan untuk memanjakan mata sekaligus meningkatkan produktivitas, membuktikan komitmen mereka untuk terus memoles Plasma agar relevan dengan kebutuhan modern.

Ngomong-ngomong soal keamanan, tim Pop!_OS juga bekerja keras membereskan bug-bug yang sempat muncul di versi sebelumnya. Mereka melakukan penyisiran ekstensif untuk menutup celah keamanan, memastikan sistem kalian kebal terhadap ancaman digital terbaru. Pembaruan driver juga jadi sorotan utama. Buat kalian yang punya hardware keluaran terbaru atau perangkat khusus, dukungan driver di rilis ini jauh lebih baik. Integrasi dengan GNOME pun tetap diperhatikan, memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk mengambil sisi terbaik dari dua dunia desktop environment tersebut.

Secara target pasar, rilis ini merangkul semua kalangan. Mulai dari pemula yang butuh antarmuka ramah, profesional yang butuh keandalan, hingga pengembang yang butuh environment stabil, semuanya terakomodasi. Rasanya, nggak ada alasan buat nggak melirik distro ini.

Dari perspektif praktis kami, Pop!_OS 24.04 LTS ini adalah paket lengkap yang sangat solid. Stabilitas Ubuntu 24.04 dipadukan dengan optimasi khas Pop!_OS menciptakan ekosistem yang nyaman untuk jangka panjang. Bagi rekan-rekanita yang mendambakan sistem operasi yang “just works” tapi tetap powerful untuk diajak kerja berat, kami sangat menyarankan untuk menjajal rilis ini, setidaknya lewat Live USB dulu untuk merasakan bedanya. Sampai jumpa di artikel mingguan berikutnya!

Sumber: https://blog.system76.com/post/pop-os-letter-from-our-founder

Recent Posts

  • How to SSH Hardening 2026
  • How to Add Password Protection to GRUB
  • Linux Kernel Hardening: Command-line Lockdown
  • Make Linux Kernel More Safe and Hardening with Sysctl Easy Way
  • How to Lockdown Root & Wheel Group in Linux
  • How to Secure Sudo in Linux (Secure Sudo Logging & Timeout)
  • Make Fedora Login Safe with Authselect and Faillock
  • How Measure Linux Security Use OpenSCAP Lynis and Systemd
  • SELinux Make Nginx Break and How to Fix It Easy
  • How See Hidden SELinux Errors When Your Server Is Broken
  • How Fix SELinux Port Denied Error With Sealert Easy Guide
  • Read SELinux AVC Denial Log Simple Guide for Noob
  • How Check and Fix SELinux Block Things in Fedora Linux
  • How Actually SELinux is Work?
  • How to Install Elementary OS 8 Easy and Make It Good
  • How to Install UniFi OS Server on Ubuntu Linux Without Cloud Key
  • Top DNF5 Tips to Make Your Fedora Linux Super Fast
  • Run Local AI on Fedora 44 CPU Without Expensive GPU
  • Google Gemini Live Redesign: Works with more ‘Connected Apps’ on Android
  • A new LILYGO T3S3 ESP32-S3 with LoRA, WiFi & Bluetooth is Released only $16
  • New ESP32 Project: OpenTrafficMap ESP32-C5 C-ITS With 802.11p V2X communication
  • How to Unlock the Hidden Potential of Your Kindle with Amazing Community Plugins
  • How to Use Waze with Android Auto for the Ultimate Driving Experience
  • How to Transform Your GNOME Desktop with GNOME Prism
  • Why Your Google Maps Wear OS Navigation Fails While Using Android Auto
  • Inilah Cara Ampuh Atasi Perangkat USB yang Sering Terputus di Windows 10 dan 11
  • Cara Atasi USB Error dengan Update USB Root Hub dan Chipset Driver
  • Inilah Cara Mengatasi Unknown USB Device Descriptor Request Failed yang Paling Ampuh
  • Inilah 20 Kampus Swasta Terbaik di Bandung Versi EduRank 2026 untuk Referensi Kuliah Kalian
  • Inilah Syarat dan Cara Daftar Sekolah Kedinasan STPN 2026, Kuota Terbatas!
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
RSS Error: WP HTTP Error: A valid URL was not provided.
©2026 Tutorial emka | Design: Newspaperly WordPress Theme