Skip to content
Tutorial emka
Menu
  • Home
  • Debian Linux
  • Ubuntu Linux
  • Red Hat Linux
Menu
aaPanel

Cara Install aaPanel di Ubuntu Server Terbaru

Posted on November 25, 2025

Artikel ini memandu Anda melalui proses instalasi aaPanel, sebuah panel kontrol hosting yang ringan dan mudah digunakan, di sistem operasi Ubuntu. aaPanel menawarkan berbagai fitur seperti manajemen domain, database, pengguna, dan aplikasi, membuatnya ideal untuk pemilik situs web kecil dan menengah yang mencari solusi yang efisien dan terjangkau. Instalasi ini dirancang untuk menjadi sederhana dan mudah diikuti, bahkan bagi pengguna yang tidak terlalu familiar dengan baris perintah.

Prasyarat:

  • Sistem Operasi Ubuntu yang diinstal (disarankan versi terbaru).
  • Akses root atau pengguna dengan hak sudo.
  • Koneksi internet yang stabil.
  • Server Apache2 yang terinstal dan berjalan.
  • PHP 7.4 atau versi yang lebih baru (disarankan). aaPanel mendukung berbagai versi PHP, jadi pastikan Anda memilih yang kompatibel.
  • MySQL atau MariaDB yang terinstal dan berjalan.

Langkah-langkah Instalasi:

Perbarui Sistem:

Buka terminal dan jalankan perintah berikut untuk memastikan sistem Anda terbarui:
sudo apt update && sudo apt upgrade

Instal AapanPanel

Jalankan perintah berikut untuk mengunduh dan menginstal aaPanel:
wget https://github.com/aapanel/aapanel/raw/master/install.sh -O install.sh
chmod +x install.sh
sudo ./install.sh

Ikuti Petunjuk di Layar

Skrip instalasi akan memandu Anda melalui beberapa langkah, termasuk memilih database, membuat pengguna administrator, dan mengonfigurasi domain. Perhatikan baik-baik instruksi yang ditampilkan di layar. Pastikan untuk mencatat nama pengguna dan kata sandi administrator yang Anda buat.

Akses aaPanel

Setelah instalasi selesai, Anda dapat mengakses AapanPanel melalui browser web dengan mengunjungi http://your_server_ip:8888.

Ganti your_server_ip dengan alamat IP server Anda. Jika Anda menggunakan nama domain, pastikan domain tersebut mengarah ke alamat IP server Anda.

Masuk ke Panel Kontrol (control panel)

Gunakan nama pengguna dan kata sandi yang Anda buat selama proses instalasi untuk masuk ke aaPanel.

Konfigurasi Tambahan:

  • Setelah masuk, Anda dapat menginstal berbagai aplikasi seperti WordPress, Joomla, dan lainnya melalui AapanPanel. Ini sangat memudahkan untuk menjalankan berbagai jenis situs web di satu server.
  • Anda dapat mengelola domain, database, pengguna, dan pengaturan server melalui antarmuka yang mudah digunakan di AapanPanel.

Catatan Penting:

  • Selalu pastikan untuk membuat cadangan data Anda secara teratur untuk mencegah kehilangan data jika terjadi masalah.
  • Perhatikan keamanan server Anda dan pastikan Anda menggunakan kata sandi yang kuat dan memperbarui perangkat lunak Anda secara teratur.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat dengan mudah menginstal aaPanel di Ubuntu dan mulai mengelola situs web Anda dengan lebih efisien. aaPanel adalah pilihan yang sangat baik bagi mereka yang mencari panel kontrol hosting yang ringan, mudah digunakan, dan berfitur lengkap.

Recent Posts

  • Backlinks: Why They’re Super Important for Your Website!
  • Gnome’s Smart Windows: Tiling Shell 17.3 Makes Organizing Your Screen Easier!
  • How to Replace Notepad with Microsoft Edit
  • What’s New in Shotcut 26.1?
  • Spotify Introduces Group Chat Feature: Sharing Music and Podcasts with Friends Directly
  • Microsoft Will Fix Windows 11 Performance and User Experience Issues in 2026
  • Windows 11 KB5074105 Update Explained
  • Windows 11 Start Menu Resize Issues Explained
  • Definitely Not Fried Chicken Game Explained
  • What is Windows 11 Cross Device Resume?
  • Google Chrome Gemini Integration Explained
  • Microsoft Launches Maia 200: The New 3nm AI Accelerator Outperforming Google and Amazon
  • How to Secure Your Moltbot (ClawdBot): Security Hardening Fixes for Beginners
  • Workflows++: Open-source Tool to Automate Coding
  • MiroThinker-v1.5-30B Model Explained: Smart AI That Actually Thinks Before It Speaks
  • PentestAgent: Open-source AI Agent Framework for Blackbox Security Testing & Pentest
  • TastyIgniter: Open-source Online Restaurant System
  • Reconya Explained: Open-source Tool to Get Digital Footprint and Usernames Across the Web
  • Armbian Imager Explained: The Easiest Way to Install Linux on Your Single Board Computer
  • Rust FS Explained: The Best Open Source S3 Mock for Local Development
  • How to Fly a Drone Autonomously with Cloudflare MCP Agent
  • Python Parameters and Arguments Explained!
  • Top 5 Best Free WordPress Theme 2026
  • How to Create openAI Embedding + Vector Search in Laravel
  • Watch This Guy Create Offroad RC with Self-driving Capability and AI Agent
  • Kode Paket Internet Indosat Murah Terbaru 2026: Kuota 25GB Cuma 50 Ribu?
  • AFK Fishing Roblox: Auto Panen Ikan 24 Jam Pakai CC Cloud Phone!
  • Rahasia Meta AI WhatsApp: Cara Ampuh Dapat Cuan dari Chatbot!
  • Gokil! Case Pixel Diskon 90% di Verizon, Buruan Sikat!
  • Apakah APK CashCepat Penipu? Ada Izin Pinjol OJK?
  • Cara Membuat Podcast dari PDF dengan NotebookLlama dan Groq
  • Tutorial Membuat Sistem Automatic Content Recognition (ACR) untuk Deteksi Logo
  • Apa itu Google Code Wiki?
  • Cara Membuat Agen AI Otomatis untuk Laporan ESG dengan Python dan LangChain
  • Cara Membuat Pipeline RAG dengan Framework AutoRAG
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
©2026 Tutorial emka | Design: Newspaperly WordPress Theme