Skip to content
Tutorial emka
Menu
  • Home
  • Debian Linux
  • Ubuntu Linux
  • Red Hat Linux
Menu

Tutorial Cara Mengoptimalkan Windows 11 untuk Produksi Musik

Posted on November 16, 2024

Bagi para produser musik, komputer adalah senjata utama dalam menciptakan karya mereka. Untuk memaksimalkan kinerja komputer dan meminimalkan gangguan saat berkreasi, optimasi sistem menjadi langkah penting. Artikel ini akan memberikan panduan lengkap untuk mengoptimalkan Windows 11 agar menunjang proses produksi musik, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan aliran kerja yang lancar.

  • .

    Ketik Sound dari hasil pencarian.

    Di jendela Sound properties.

    Pada menu dropdown, pilih No sounds.

    Klik OK.

    Maksimalkan Performa: Memilih Power Plan High Performance

    Pengaturan power plan berpengaruh pada performa komputer. Untuk mendapatkan performa maksimal, pilihan High Performance

  • .

    Ketik Power dari hasil pencarian.

    Pilih High Performance Power Plan

  • adalah fitur yang menempatkan perangkat USB ke mode hemat daya saat tidak digunakan. Meskipun berguna untuk menghemat baterai laptop, fitur ini bisa menyebabkan glitch atau masalah dalam proses produksi musik. Oleh karena itu, nonaktifkan fitur ini.

  • .

    Perluas branch Universal Serial Bus controllers

  • dan pilih Properties

  • .

    Hilangkan centang pada opsi Allow the computer to turn off this device to save power.

    Ulangi langkah-langkah di atas untuk semua USB Host Controllers.

    Membersihkan Latar Belakang: Menonaktifkan Aplikasi Background

    Beberapa aplikasi pihak ketiga terus berjalan di background dan menghabiskan sumber daya sistem. Aplikasi ini kadang berkonflik dengan aplikasi produksi musik. Oleh karena itu, matikan semua aplikasi background selama proses produksi.

      Buka Windows 11 Settings

    • dan lalu Apps & features

    • .

      Pada menu dropdown Background app permissions.

      Memastikan Kelancaran: Mematikan Windows Updates

      Windows 11 secara otomatis memeriksa update. Proses download dan instalasi update bisa menyebabkan glitch pada aplikasi produksi musik. Oleh karena itu, matikan Windows Updates selama proses produksi.

        Buka Windows 11 Settings

      • .

        Klik tombol Pause.

        Menjaga Kestabilan Driver: Memperbarui Driver Grafik dan Audio

        Driver grafik dan audio yang usang bisa menyebabkan masalah dalam proses produksi musik. Pastikan driver anda terbaru dengan memeriksa update di website resmi produsen komputer anda.

          Buka Windows 11 Settings

        • .

          Pilih Power & battery

        • .

          Pilih Never

        Meningkatkan Kecepatan dan Kelancaran Windows 11

      • File sementara dan file yang tidak diperlukan menghabiskan ruang disk dan mengurangi performa komputer.

        Gunakan SSD:

      • Layanan background yang tidak diperlukan menghabiskan sumber daya sistem dan mengurangi performa komputer.

        Gunakan power plan High Performance:

  • Recent Posts

    • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
    • Apa Itu ErrTraffic? Mengenal Platform ClickFix yang Bikin Website Jadi ‘Error’ Palsu
    • What is Reflex Framework? A Full-stack Python Framework
    • CloudFlare Acquired AstroJS!
    • How to Completely Remove AI Features from Windows 11 Explained
    • How to AI Fine-Tuning with a New Red Hat’s New Modular Tools
    • When to Use ChatGPT, Gemini, and Claude for Beginners
    • The Complete Roadmap to Becoming a Data Engineer: From Beginner to Pro Explained
    • Is OpenAI’s New Open Responses API: A Game Changer for Open Models?
    • The Top 5 Tech Certifications You Need for 2026 Explained
    • X.509 Certificates Explained for Beginners
    • How to Create a Local User on Windows 11: Bypass the Online Account Requirement Easily
    • Ini Kronologi Hacking ESA (European Space Agency) 2025
    • Apa itu Zoom Stealer? Ini Definisi dan Bahaya Tersembunyi di Balik Ekstensi Browser Kalian
    • Apa itu Skandal BlackCat Ransomware?
    • Grain DataLoader Python Library Explained for Beginners
    • Controlling Ansible with AI: The New MCP Server Explained for Beginners
    • Is Your Headset Safe? The Scary Truth Bluetooth Vulnerability WhisperPair
    • Dockhand Explained, Manage Docker Containers for Beginners
    • Claude Co-Work Explained: How AI Can Control Your Computer to Finish Tasks
    • Apa itu ToneShell? Backdoor atau Malware Biasa?
    • Apa itu Parrot OS 7? Ini Review dan Update Terbesarnya
    • NVIDIA Rubin Explained: The 6-Chip Supercomputer That Changes Everything
    • What is OpenEverest? The Future of Database Management on Kubernetes
    • T3g: Code is Cheap Now, Software Isn’t
    • Mau Cuan dari Nonton Drama di Cash Reels? Jangan Buru-buru Install Sebelum Baca Ini!
    • Tertipu Saldo Palsu? Apakah Game Layer Drop Penipu?
    • Inilah Syarat Terbaru dan Cara Daftar Bansos PKH-BPNT 2026 Lewat HP!
    • Inilah Trik Hubungkan Telegram ke WaIDN Biar Saldo Ngalir Terus!
    • Caranya Mengatasi Kode Verifikasi PayPal yang Nggak Pernah Nyampe di HP
    • Tutorial Python Deepseek Math v2
    • Cara Menggunakan SAM3D untuk Segmentasi dan Pembuatan Model 3D dari Teks
    • Cara Membuat AI Agent Super Cerdas dengan DeepAgents dan LangGraph
    • Perbedaan GPU vs TPU, Mana yang Terbaik
    • Tutorial Langfuse: Pantau & Optimasi Aplikasi LLM
    • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
    • Apa Itu ErrTraffic? Mengenal Platform ClickFix yang Bikin Website Jadi ‘Error’ Palsu
    • Ini Kronologi Hacking ESA (European Space Agency) 2025
    • Apa itu Zoom Stealer? Ini Definisi dan Bahaya Tersembunyi di Balik Ekstensi Browser Kalian
    • Apa itu Skandal BlackCat Ransomware?
    ©2026 Tutorial emka | Design: Newspaperly WordPress Theme