Skip to content
Tutorial emka
Menu
  • Home
  • Debian Linux
  • Ubuntu Linux
  • Red Hat Linux
Menu
Linux User

Cara Monitoring User Linux dengan PSACCT dan ACCT

Posted on November 28, 2025

Pada tutorial kali ini, kita akan membahas tentang PSACCT dan ACCT, dua alat yang sangat berguna dalam sistem Linux untuk melacak dan menganalisis aktivitas pengguna. Alat-alat ini memungkinkan administrator sistem untuk memantau secara detail bagaimana pengguna berinteraksi dengan sistem, termasuk proses yang mereka jalankan, waktu yang mereka habiskan pada setiap proses, dan banyak lagi. Informasi ini sangat berharga untuk tujuan keamanan, audit, pemecahan masalah, dan optimasi sumber daya.

Apa itu PSACCT dan ACCT?

Secara teknis, PSACCT dan ACCT adalah utilitas baris perintah yang menghasilkan catatan aktivitas pengguna. Mereka mengumpulkan data tentang proses yang dijalankan oleh pengguna, waktu yang dihabiskan di setiap proses, dan sumber daya yang dikonsumsi. Perbedaan utamanya terletak pada cara mereka menyimpan dan menghasilkan laporan. ACCT adalah utilitas yang lebih sederhana, sedangkan PSACCT adalah versi yang lebih canggih dengan fitur-fitur tambahan.

Cara Kerja ACCT

ACCT secara otomatis mengumpulkan data tentang aktivitas pengguna yang berjalan di sistem. Ini mencatat setiap proses yang dijalankan oleh pengguna, waktu mulai, waktu selesai, dan sumber daya yang digunakan (CPU, memori, I/O disk). Output ACCT biasanya berupa daftar proses yang dijalankan oleh pengguna, beserta informasi terkait seperti PID (Process ID), user yang menjalankan proses, dan waktu yang dihabiskan. ACCT sangat mudah digunakan dan memberikan gambaran cepat tentang aktivitas pengguna. Ini berguna untuk pemeriksaan cepat dan identifikasi proses yang memakan banyak sumber daya.

Cara Kerja PSACCT

PSACCT lebih dari sekadar mengumpulkan data. Ini mengumpulkan data yang sama dengan ACCT, tetapi dengan kemampuan untuk menghasilkan laporan yang lebih terstruktur dan kompleks. PSACCT dapat menghasilkan laporan harian, mingguan, atau bulanan, dan dapat difilter berdasarkan berbagai kriteria, seperti pengguna, proses, atau waktu. Fitur penting PSACCT meliputi:

  • Laporan Harian: Menghasilkan laporan ringkasan aktivitas pengguna untuk setiap hari.
  • Laporan Mingguan & Bulanan: Menyediakan analisis aktivitas yang lebih terperinci untuk jangka waktu yang lebih lama.
  • Filter: Memungkinkan Anda untuk memfokuskan laporan pada aktivitas pengguna tertentu.
  • Penyimpanan Data: Menyimpan data aktivitas pengguna dalam file, yang dapat digunakan untuk analisis lebih lanjut.

Konfigurasi PSACCT

Konfigurasi PSACCT melibatkan pengaturan file yang menentukan bagaimana data dikumpulkan dan disimpan. File konfigurasi utama adalah /etc/psacct/psacct.conf. Anda dapat menyesuaikan opsi seperti rentang waktu yang diukur, format laporan, dan metode penyimpanan data. Dokumentasi PSACCT menyediakan detail lengkap tentang opsi konfigurasi yang tersedia. Penting untuk memahami opsi ini untuk memastikan bahwa data yang dikumpulkan sesuai dengan kebutuhan Anda.

Contoh Penggunaan

  • Keamanan: Mengidentifikasi aktivitas yang mencurigakan, seperti penggunaan proses yang tidak biasa atau akses ke file sensitif.
  • Audit: Melacak aktivitas pengguna untuk tujuan kepatuhan atau audit internal.
  • Pemecahan Masalah: Mendiagnosis masalah kinerja dengan mengidentifikasi proses yang memakan sumber daya.
  • Optimasi Sumber Daya: Memantau penggunaan sumber daya oleh pengguna dan mengidentifikasi peluang untuk optimasi.

Kesimpulan

Dengan menggunakan PSACCT dan ACCT, administrator sistem dapat memperoleh wawasan berharga tentang bagaimana pengguna berinteraksi dengan sistem mereka. Informasi ini dapat digunakan untuk meningkatkan keamanan, efisiensi, dan kinerja sistem secara keseluruhan.

Recent Posts

  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
  • Apa Itu ErrTraffic? Mengenal Platform ClickFix yang Bikin Website Jadi ‘Error’ Palsu
  • What is Reflex Framework? A Full-stack Python Framework
  • CloudFlare Acquired AstroJS!
  • How to Completely Remove AI Features from Windows 11 Explained
  • How to AI Fine-Tuning with a New Red Hat’s New Modular Tools
  • When to Use ChatGPT, Gemini, and Claude for Beginners
  • The Complete Roadmap to Becoming a Data Engineer: From Beginner to Pro Explained
  • Is OpenAI’s New Open Responses API: A Game Changer for Open Models?
  • The Top 5 Tech Certifications You Need for 2026 Explained
  • X.509 Certificates Explained for Beginners
  • How to Create a Local User on Windows 11: Bypass the Online Account Requirement Easily
  • Ini Kronologi Hacking ESA (European Space Agency) 2025
  • Apa itu Zoom Stealer? Ini Definisi dan Bahaya Tersembunyi di Balik Ekstensi Browser Kalian
  • Apa itu Skandal BlackCat Ransomware?
  • Grain DataLoader Python Library Explained for Beginners
  • Controlling Ansible with AI: The New MCP Server Explained for Beginners
  • Is Your Headset Safe? The Scary Truth Bluetooth Vulnerability WhisperPair
  • Dockhand Explained, Manage Docker Containers for Beginners
  • Claude Co-Work Explained: How AI Can Control Your Computer to Finish Tasks
  • Apa itu ToneShell? Backdoor atau Malware Biasa?
  • Apa itu Parrot OS 7? Ini Review dan Update Terbesarnya
  • NVIDIA Rubin Explained: The 6-Chip Supercomputer That Changes Everything
  • What is OpenEverest? The Future of Database Management on Kubernetes
  • Mau Cuan dari Nonton Drama di Cash Reels? Jangan Buru-buru Install Sebelum Baca Ini!
  • Tertipu Saldo Palsu? Apakah Game Layer Drop Penipu?
  • Inilah Syarat Terbaru dan Cara Daftar Bansos PKH-BPNT 2026 Lewat HP!
  • Inilah Trik Hubungkan Telegram ke WaIDN Biar Saldo Ngalir Terus!
  • Caranya Mengatasi Kode Verifikasi PayPal yang Nggak Pernah Nyampe di HP
  • Tutorial Python Deepseek Math v2
  • Cara Menggunakan SAM3D untuk Segmentasi dan Pembuatan Model 3D dari Teks
  • Cara Membuat AI Agent Super Cerdas dengan DeepAgents dan LangGraph
  • Perbedaan GPU vs TPU, Mana yang Terbaik
  • Tutorial Langfuse: Pantau & Optimasi Aplikasi LLM
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
  • Apa Itu ErrTraffic? Mengenal Platform ClickFix yang Bikin Website Jadi ‘Error’ Palsu
  • Ini Kronologi Hacking ESA (European Space Agency) 2025
  • Apa itu Zoom Stealer? Ini Definisi dan Bahaya Tersembunyi di Balik Ekstensi Browser Kalian
  • Apa itu Skandal BlackCat Ransomware?
©2026 Tutorial emka | Design: Newspaperly WordPress Theme