Skip to content
Tutorial emka
Menu
  • Home
  • Debian Linux
  • Ubuntu Linux
  • Red Hat Linux
Menu

Tutorial Cara Install Flutter di macOS Terbaru (Tutorial Update 2024)

Posted on October 26, 2024

Flutter, sebuah framework yang dikembangkan oleh Google, telah merevolusi cara pengembang membangun aplikasi berkualitas tinggi. Dengan kemampuannya untuk mengkompilasi aplikasi secara native untuk berbagai platform seperti mobile, web, dan desktop dari satu basis kode, Flutter menjadi pilihan populer bagi para pengembang di seluruh dunia.

Langkah Pertama: Persiapan Awal

Sebelum memulai proses instalasi, pastikan Anda memiliki:

    Komputer macOS yang menjalankan macOS 10.14 (Mojave) atau lebih baru.

    Koneksi internet yang stabil.

    Pengetahuan dasar tentang command line (jangan khawatir, kami akan membuatnya sederhana!).

    Langkah 2: Memasang Homebrew

    Homebrew adalah package manager yang memudahkan proses instalasi software di macOS. Berikut langkah-langkah untuk memasang Homebrew:

  •       /bin/bash -c "$(curl -fsSL https://raw.githubusercontent.com/Homebrew/install/HEAD/install.sh)"
        

      Ikuti instruksi yang muncul di layar untuk menyelesaikan instalasi. Anda mungkin diminta untuk memasukkan kata sandi Anda.

      Untuk memverifikasi instalasi, ketik:

            brew --version
          

      Jika muncul nomor versi, berarti Homebrew telah terpasang dengan benar.

        Di Terminal, ketik perintah berikut dan tekan Enter:

              brew install --cask flutter
            

        Perintah ini akan mengunduh dan memasang Flutter di Mac Anda. Prosesnya mungkin memakan waktu beberapa menit.

              flutter --version
            

        Ini akan menampilkan nomor versi Flutter beserta informasi relevan lainnya.

          Jalankan perintah berikut di Terminal:

                flutter doctor
              

          Perintah flutter doctor akan menganalisis sistem Anda dan memberikan instruksi tentang cara menyelesaikan masalah yang mungkin muncul.

          Langkah 5: Memasang Alat Tambahan

          Berdasarkan instruksi yang diberikan oleh flutter doctor, Anda mungkin perlu memasang alat tambahan. Berikut perintah yang dapat Anda gunakan untuk memastikan semuanya terpasang dengan benar:

              sudo softwareupdate --install-rosetta --agree-to-license
            

          Pasang Android Studio (diperlukan untuk pengembangan Android):

                brew install --cask android-studio
              

            Atur lokasi command-line tools Xcode:

                  sudo xcode-select --switch /Applications/Xcode.app/Contents/Developer
                

              Selesaikan setup awal Xcode:

                    sudo xcodebuild -runFirstLaunch
                  

                Pasang CocoaPods (digunakan untuk mengelola dependensi iOS):

                      brew install cocoapods
                    

                  Unduh platform tools iOS:

                        xcodebuild -downloadPlatform iOS
                      

                  Langkah 6: Mengatur Lingkungan Android

                  Untuk mengatur lingkungan Android, Anda perlu mengkonfigurasi Android SDK dan menerima lisensinya:

                      sdkmanager --install "cmdline-tools;latest"
                    

                  Terima lisensi Android:

                        flutter doctor --android-licenses
                      

                    Atur lokasi Android SDK (jika tidak terdeteksi secara otomatis):

                          flutter config --android-sdk /path/to/your/android-sdk
                        

                    Langkah 7: Menjalankan Flutter Doctor Kembali

                    Sekarang semua alat dan dependensi telah terpasang, jalankan flutter doctor sekali lagi untuk memastikan semuanya terkonfigurasi dengan benar:

                        flutter doctor
                      

                  Jika semuanya dikonfigurasi dengan benar, Anda akan melihat tanda centang di sebelah setiap item, yang menandakan bahwa lingkungan Anda siap untuk pengembangan Flutter.

                  Ingat, perintah flutter doctor adalah sumber daya yang bagus jika Anda menemui masalah setup, karena memberikan panduan yang jelas tentang apa yang perlu diperbaiki. Selamat berkarya!

Recent Posts

  • Ghostty Linux Scrollbars Finally Here: What You Need to Know
  • Why Windows 11 Canary Channel Split into Two Builds? Explained!
  • What is Claude Cowork? And How Claude Cowork Uses Agentic AI
  • PocketBlue and Red Hat Bring Fedora Atomic Linux to Mobile Devices
  • Mozilla Ends Firefox Support for Windows 7, 8, and 8.1: What You Need to Know
  • Cosmic Desktop 1.0.7 Enhances Workspace Management: What’s New?
  • KDE Plasma 6.6 Released: What’s New and How to Upgrade?
  • Nginx Proxy Manager 2.14 Removes ARMv7 Support: What Users Need to Know
  •  KDE Plasma 6.6: A Complete Guide to the Latest Linux Desktop Features
  • Ubuntu 26.04 Resolute: Features, Release Date, and Everything You Need to Know
  • How to Fix Steam File Validation Error: Easy Steps for Beginners
  • 5 Essential PC Maintenance Tips to Keep Your Computer Fast and Healthy
  • What is Logseq? Forget Standard Notes App, Use this to Boosts Real Productivity
  • LibreOffice 25.8.5 Released with 62 Bug Fixes: What’s New?
  • Oracle’s New Plan for MySQL Community Engagement Explained
  • PipeWire 1.6 Brings LDAC Support and 128-Channel Audio: What’s New?
  • How to Fix Roblox Error: Create Support Files to Solve the Problem
  • Why Segmenting Your Home Network with VLANs Is the Upgrade You Didn’t Know You Needed
  • Proxmox 2026 Has The Best Backup and Recovery Feature
  • How to Calibrate Temperature and Humidity Sensors for Maximum Accuracy
  • Top Open-Source Alternatives to Adobe Creative Cloud for Design and Editing in 2026
  • TinyMediaManager: A Plugin to Organize and Manage Jellyfin Media Library
  • How to Fix Disappearing Chart Labels in Excel: A Step-by-Step Guide
  • How to Fix the Subscript Out of Range Error in Microsoft Excel
  • What’s New in Podman 5.8: Quadlet & SQLite Migration Explained
  • Beda BRIVA dan Rekening? Ini Penjelasannya!
  • Pahami Perbedaan Kode SIEX, SIPX, dan SISX dengan Mudah!
  • Arti SPT Sebelumnya Tidak Ada dari BPS yang Perlu Kalian Pahami
  • Kode Error 205 di BCA Mobile: Penyebab dan Solusi Lengkap
  • Solusi Cepat Saat Voucher Axis Tidak Bisa Diproses
  • Prompt AI Menyusun Script Pola Suara Karakter agar Brand Jadi Ikonik
  • Prompt AI untuk Merancang Karakter Brand yang Ikonik
  • Prompt AI Audit Konten Sesuai Karakter Brand
  • Prompt AI Merubah Postingan LinkedIn Jadi Ladang Diskusi dengan ChatGPT
  • Prompt AI: Paksa Algoritma LinkedIn Promosikan Konten Kalian
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
©2026 Tutorial emka | Design: Newspaperly WordPress Theme