Skip to content
Tutorial emka
Menu
  • Home
  • Debian Linux
  • Ubuntu Linux
  • Red Hat Linux
Menu

Tutorial Laravel 10 Dashboard Admin – Part 1 Pendahuluan

Posted on December 13, 2023

Pada bagian pertama dari sesi tutorial Laravel 10 – Dashboard Admin ini kita akan mengenal lebih dulu apa itu package Orchid. 

Laravel Orchid adalah paket sumber terbuka yang kuat yang menyederhanakan pengembangan dan pembuatan aplikasi bergaya administrasi. Dengan antarmuka yang elegan dan intuitif, para pengembang dapat dengan cepat menerapkan antarmuka yang indah dan fungsional dengan usaha minimal.

Beberapa fitur kunci dari Laravel Orchid meliputi:

1. Pembuat formulir yang menghilangkan kebutuhan untuk secara manual menjelaskan bidang HTML dari jenis yang sama.

2. Layar yang memberikan keseimbangan yang nyaman antara pembuatan CRUD dan coding yang membosankan.

3. Lebih dari 40 jenis bidang yang berbeda untuk dipilih.

4. Manajemen izin yang memudahkan pengelolaan akses pengguna dalam pengembangan dan dukungan.

5. Fitur tambahan seperti menu, grafik, pemberitahuan, dan lainnya.

Sebagai paket Laravel, Orchid dengan mulus terintegrasi dengan komponen lain dan dapat berfungsi sebagai dasar untuk aplikasi seperti sistem manajemen konten. Jadi, Laravel Orchid dapat disebut sebagai ‘admin dashboard’ dengan mudah.

Yang membedakan Orchid dengan Admin Panel Lain

Ekosistem laravel memiliki banyak admin panel, seperti Nova, Voyager, BackPack, QuickAdminPanel dan lainnya. Semuanya bertujuan untuk mempermudah pembuatan aplikasi CRUD dengan laravel. Lalu, dimana Laravel Orchid ini berbeda?

Laravel Orchid ini didesain tidak pada ranah visual programming, tapi lebih ke arah membantu proses development, dari yang sederhana kemudian menjadi lebih kompleks lagi sesuai kebutuhan kalian. Alih-alih melakukan generate file stub dengan command atau drag-drop, Laravel Orchid lebih tradisional karena mengharuskan kita menuliskan kode mereka yang simple.

Yang cukup mengejutkan, Laravel Orchid ini juga tidak menggunakan bahasa desain MVC ataupun desain RMCV (Route, Model, Controller, View) layaknya laravel biasa, tapi menggunakan 3 layer saja, Route – Model dan Screen.

Goals

Dalam seri tutorial kita kali ini kita akan membuat dashboard admin untuk mengelola artikel yang kita grab atau scrap dari sumber. Pengelolaan ini berupa proses input, edit, dan delete.

Selamat menikmati Lek!

Recent Posts

  •  How to Fix Microsoft 365 Deployment Tool Not Working: A Complete Troubleshooting Guide
  •  How to Fix Windows 11 ISO Download Blocked and Error Messages
  • How to Make Your Website Vibrate with Web Haptics
  • Measuring LLM Bullshit Benchmark
  • A Step-by-Step Guide to ZITADEL Identity Infrastructure
  • How NVIDIA G-SYNC Pulsar is Finally Fixing Motion Blur Forever
  • How Multipathing Keeps Your Linux Systems Running Smoothly!
  • Forgejo: A Self-hosted Github Alternative You Should Try
  • Introducing Zo Computer, How it Will Changing Personal Data Science Forever
  • Which AI Brain Should Your Coding Agent Use? A Deep Dive into the OpenHands Index
  • Hoppscotch, The Postman Killer: Why You Should Switch from Postman to Hoppscotch Right Now
  • Nitrux 6.0 Released with Linux Kernel 6.19: What’s New?
  • How to Upgrade Pop!_OS 22.04 LTS to 24.04 LTS: A Step-by-Step Guide
  • KDE Plasma 6.6.2 Released: Key Bug Fixes and Enhancements Explained
  • Meet the Huawei NetEngine 8000: The Router Powering the Next Generation of AI-Driven Networks!
  • LLM Settings That Every AI Developer Must Know
  • Is Your Second Monitor a Mess? Kubuntu 26.04 Resolute Raccoon Finally Fixes Multi-Display Woes!
  • How to Run Massive AI Models on Your Mac: Unlocking Your Hidden VRAM Secrets
  • How to Create Gemini CLI Agent Skills
  • WTF? Ubuntu Planning Mandatory Age Verification
  • Why This Retro PC is Actually a Modern Beast: Maingear Retro98
  •  Windows 11 Taskbar Update: How to Move and Resize Your Taskbar Again
  • Does KDE Plasma Require Systemd? Debunking the Mandatory Dependency Myths
  •  How to Fix ‘docs.google.com Refused to Connect’ Error in Windows 10/11
  • Aerynos Feb 2026 Update: Faster Desktops and Moss Performance Boost
  • Cara Dapat Diamond Free Fire Gratis 2026, Pemain FF Harus Tahu!
  • Inilah Cara Mengisi Presensi EMIS GTK IMP 2026 Terbaru Biar Tunjangan Lancar
  • Inilah Trik Hashtag Viral Supaya Video Shorts Kalian Nggak Sepi Penonton Lagi
  • Inilah Jawabannya, Apakah Zakat Fitrah Kalian Bisa Mengurangi Pajak Penghasilan?
  • Inilah Caranya Supaya Komisi TikTok dan Shopee Affiliate Tetap Stabil Pasca Ramadhan!
  • How to Automate Your Business Intelligence with Google Antigravity and NotebookLM
  • The Secret Reason Seedance 2.0 is Realistic
  • Exploring Microsoft Phi-4 Reasoning Vision 15B
  • Gemini 3.1 Flash-Lite Released: How to Master Google’s Fastest AI Model for Real-World Projects
  • Qwen Is Ruined! Why the Masterminds Behind Qwen 3.5 Left Alibaba Cloud
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
©2026 Tutorial emka | Design: Newspaperly WordPress Theme